Home » , , » Hidup Sehat Ala Muhammad Bin Abdillah

Hidup Sehat Ala Muhammad Bin Abdillah

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Friday, April 27, 2018


Image result for hidup sehat ala rasulullah
Kajian Online HA Ummi G6, G3
Hari, Tanggal: Senin, 23, 30 April 2018
Materi: Hidup Sehat Ala Muhammad Bin Abdillah
NaraSumber: Ustadz Robin
Waktu kajian: 09.00-11.30
Editor: Sapta
ฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯ




Mari jaga kesehatan.. perkuat jasmani...
(video dr fb dr. Piprim)


=====

Bunda fillah, salah satu bekal terpenting dalam perjalanan menuju Allah adalah kesehatan. Wabil khusus menyambut medan ramadhan yang penuh perjuangan pastikan kita dalam kondisi fit.
Kali ini kita akan bahas seputar Gaya Hidup Sehat Nabi Muhammad (saw)
Rerata orang Kanada menghabiskan 10 tahun terakhir hidupnya dalam kondisi sakit.


Hidup Sehat ala Muhammad bin Abdillah

Sebagaimana sering dikutip para ahli kesehatan muslim, Nabi Muhammad saw disebut sebagai manusia yang sangat sehat. Seumur hidupnya hanya beberapa kali saja sakit (sebagian mengatakan 2 kali, sebagian 3 kali).

Bagaimana gaya hidup beliau hingga bisa demikian sehat dan bugar?

Mari kita lihat dari hal-hal zhahir berdasarkan hadits yang shahih tanpa perlu bersikap ekstrim.

Makanan adalah sumber penyakit

Sebutkan saja berbagai jenis penyakit yang banyak membunuh manusia pada zaman ini; diabetes, asam urat, jantung, stroke, kanker, dst.

Apa penyebab utamanya? Bisa dikatakan sebagian besar dipengaruhi pola makan yang tidak sehat.

Hal ini pula yang telah diilhamkan Allah kepada utusannya al Mustofa saw;

ما ملأ آدميٌّ وعاءً شرًّا من بطن، بحسب ابن آدم أكلات يُقمن صلبَه، فإن كان لا محالة، فثُلثٌ لطعامه، وثلثٌ لشرابه، وثلثٌ لنفَسِه

“Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas”. (HR At Tirmidzi, Ibnu Majah, Al Hakim, shahih).

Ini pula yang menjadi bahasan pembuka di kitab kedokteran islam yang sangat masyhur; Ath Thibbun An Nabawy, karya Ibnu Qayyim al-Jauziyah.

Ini menandakan bahwa sejak lama, makanan selalu menjadi poin penting dalam kesehatan.


Jika kita kagum pada kesehatan manusia zaman dahulu yang tidak mengenal berbagai penyakit aneh seperti sekarang, maka lihatlah betapa jauh dan sulitnya akses makanan bagi mereka (harus berburu, bercocok tanam, tidak ada kulkas, minim makanan pengawet, tidak ada pedagang keliling, dll). Bandingkanlah dengan kita sekarang yang begitu mudah mengakses makanan bahkan hanya dengan jentikan jari.


Maka wajar sekalai, bila prinsip sehat ala Muhammad bin Abdillah saw juga dapat kita lihat secara zhahir, berpusat pada makanan.

1. Makan dan minum tidak berlebihan/Sedikit Makan

وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلا تُسْرِفُوا  ...

"Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan...” (QS. Al-A’raf: 31)

Dikisahkan seorang ulama ditanya oleh seorang pendeta; "apakah kitab suci kalian tidak berbicara tentang kesehatan?"

Maka dijawab oleh sang ulama bahwa Al Quran merangkum masalah kesehatan dalam setengah ayat, lalu dibacakannyalah setengah ayat dari Al A`raf ayat 31.

Lalu bagaimana penjabaran dari tidak berlebihan dalam makan dan minum?

Jawabannya ada di hadits yang paling atas;

"...Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga lagi untuk bernafas”

Berdasarkan salah satu literatur, kapasitas lambung adalah 1,5 liter dan bisa melebar hingga 3 liter.

Jika dipakai perhitungan sederhana, maka sebaiknya kita minum 0.5~1 liter setiap makan. Sisanya baru untuk makanan, dan tidak boleh sampai kenyang.

Rasulullah saw sendiri diceritakan tidak pernah kenyang selama 3 hari berturut-turut bahkan dalam riwayat lain tidak pernah kenyang 2 hari berturut.

Dalam suatu riwayat, Abu Hazim berkata: Saya melihat Abu Hurairah berisyarat dengan jarinya dan berkata, “Demi Allah yang jiwa Abu Hurairah di tangan-Nya, Nabiyallah SAW tidak pernah kenyang tiga hari berturut-turut karena makan roti terbuat dari hinthah (gandum) hingga beliau wafat”.
[HR. Bukhari dan Muslim]

Dari Aisyah RA, ia berkata, “Keluarga Nabi Muhammad tidak pernah kenyang karena makan roti syair dua hari berturut-turut hingga Rasulullah SAW wafat”. (HR. Bukhari dan Muslim)

Inilah prinsip pertama kesehatan ala Nabi saw; makan sedikit, jangan sering kenyang.

2. Puasa

Walaupun Muhammad saw tidak menyebutkan bahwa puasa adalah pola hidup sehat, tapi rutinitas puasa beliau jelas telah memberikan efek baik bagi kesehatan beliau.

Perkataan "puasalah engkau akan sehat" adalah hadits lemah bahkan palsu, sehingga tidak boleh dinisbatkan kepada Muhammad bin Abdillah saw.

Namun, medis modern telah membuktikan efek baik dari puasa. Sehingga boleh saja kita ambil kesimpulan bahwa pola puasa yang rutin telah membuat beliau saw lebih sehat.

Puasa merupakan proses liburan bagi organ pencernaan kita.
Bukankah kita sendiri akan stres bila terus bekerja tanpa liburan?

Maka demikian pula dengan tubuh kita. Berikanlah liburnya. Seperti kerja jaman now yang liburnya sepekan 2 hari, maka tidak salah kalau kita memberikan libur bagi organ pencernaan kita tuk libur 2 hari sepekan; Senin dan Kamis, misalnya.

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari senin dan kamis.” (HR An Nasai, shahih)

Pastikan niat puasa kita ikhlas karena Allah, dan kesehatan yang kita minta pun diniatkan untuk beribadah kepadaNya.

Demkianlah 2 perkara zhahir spesifik dari Nabi saw yang dapat kita simpulkan sebagai rahasia kesehatan beliau.
Selain itu, dapat kita tambahkan 2 prinsip umum kesehatan yang juga menjadi keseharian beliau saw.

3. Bergerak Aktif

Aktifitas Muhammas saw yang sibuk mengurus umat, mengurus keluarga, bahkan terkadang berlomba lari dengan istrinya, termasuk mengurus dan turut serta dalam perang yang rata-rata terjadi 2 bulan sekali selama masa kenabian, jelas menunjukkan betapa aktifnya hidup beliau.

Keseharian beliau bukan diisi dengan leha-leha di singgasana, atau goler-goler di dipan bertikar.
Badan yang terus bergerak, merupakan poin penting dalam meraih hidup yang sehat.

4. Berpikir Positif

Yang dimaksud berpikir positif adalah berupaya selalu berada dalam posisi syukur atau sabar dalam setiap kondisi.

“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.” (HR. Muslim)

Menurut penelitian, seseorang yang berpikir positif memiliki tingkat risiko penyakit jantung dan peradangan yang lebih rendah.

Berpikir positif adalah kunci utama pada manajemen stres, selanjutnya berperan mendatangkan banyak manfaat kesehatan.

Secara umum, berikut manfaat berpikir positif terhadap kesehatan.

- Lebih resisten terhadap flu
- Berkurangnya risiko penyakit kardiovaskular.
- Memperpanjang usia harapan hidup.
- Tingkat depresi yang lebih rendah.
- Kondisi fisik dan psikologis yang lebih baik.

Di bidang olahraga, para atlet yang memenuhi kepalanya dengan pikiran positif terbukti mendapat pencapaian yang lebih tinggi daripada yang tidak.
(dikutip dari alodokter.com)

Demikianlah 4 poin utama pola hidup sehat yang dapat kita ambil dari amalan manusia terpilih Muhammad bin Abdillah saw.

Cuma 4, mudah diingat, insya Allah.
Tinggal dipraktikkan. Mulai dari yang nomor 1; kurangi makan.


ฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯฯ

TANYA JAWAB

TJ - G6

Tanya: Ijin bertanya ustadz. Terkait poin 1. Nah biasanya kaum emak-emak terutama yang putra putrinya masih kecil. Bila makanannya atau jajannya tak habis, emaknya yang jadi "tempat sampah". Mau dibuang sayang mubadzir, dimakan emaknya. Emaknya makin berbadan bulat. Bagaimana baiknya ustadz?
Jawab: Sebelum jajan pastikan anak memang siap habiskan. Janjian dulu kalau perlu. Buat konsekuensi. Kalau enggak habis, maka selama 2 hari enggak boleh jajan misalnya. Ajarkan tanggungjawab kecil-kecilan bolehlah.
Emaknya jangan ikutan jajan, sabar saja sampe anaknya enggak habis. Baru emak makan sisa anaknya. Jajanan dipotong-potong rapi sebelum dimakan. Jadi kalau pun sisa, potongannya rapi, bisa dimakan orang lain.
Pelihara bebek. Sisa makanan biar mereka yang treatment.

Tanya: Assalamu'alaykum ustadz. Pada point ke 4 tentang berpikir positif, ini yang kadang naik turun dalam pelaksanaannya. Bagaimana cara baiknya supaya tetap konsisten dalam berpikir positif ini ustadz?
Jawab: Kalau lagi mau pikiran negatif, coba hitung nikmat Allah sampai habis. Kalau mampu. Niscaya kita akan sadar kalau nikmat Allah ternyata begitu banyak, jadi enggak ada pilihan lain kecuali syukur dan sabar. Anak saya kalau lagi rebutan dan berantem, saya suruh lomba sebutkan nikmat Allah.

Tanya: Afwan ustadz Robin. Apakah di atas umur 45, pola makan sudah mulai dikurangi? Karena jika kebanyakan dikit rasanya sudah sesak dan menyesal jika kekenyangan.
Jawab: Jangan nunggu 45 tahun, apalagi nunggu sesak, itu sudah dipaksa dikurangi namanya. Kita harusnya mengurangi sebelum terpaksa mengurangi. Makan yang enak-enak enggak perlu pantangan, tapi makan sedikit-sedikit saja dan perbanyak air putih. Kita sering enggak imbang membagi 3 perut kita.

Tanya: Mau bertanya ustadz. Berhubungan dengan point ke 4. Bagaimana menyeimbangkan agar dapat berpikir positif bila sedang menghadapi masalah, banyak orang yang bila sedang ada masalah justru lebih banyak makan dan akhirnya memicu obesitas, padahal dia tau itu salah.
Jawab: Masalah kita kecil, nikmat Allah jauh lebih besar, mulailah berhitung, mulailah berdoa. Siapa yang bisa menyelesaikan masalah kita? makanan? bukanlah.. tapi Allah. Bagus juga kalau punya teman atau pasangan hidup yang bisa mengingatkan kalau kita lupa nikmat Allah. Punya teman curhat yang sholih/sholihah itu penting.
Tips lain: jangan punya simpenan cemilan atau makanan. Minimal kalau lagi stress pengen makan, enggak ada yang bisa dimakan. Gofoodnya di uninstall kalau perlu. Entar install lagi kalau sudah enggak stress.

Tanya: Maaf ustadz, ijin bertanya lagi. Mohon pencerahannya terkait etika makan dan minum yang benar sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Soalnya kebanyakan di acara syukuran pernikahan disediakan kursi terbatas. Sehingga banyak yang makan dan minum sambil berdiri. Boleh tidak makan dan minum sambil berdiri?
Jawab: Khilafiyah ulama. Ada hadits shahih tentang para sahabat makan sambil berdiri dan rasulullah saw tidak protes. Di sisi lain ada hadits shahih juga yang menganjurkan makan minum sambil duduk. Pendapat yang terbaik menurut hemat saya, lebih utama duduk, tapi boleh berdiri.

Tanya: Assalaamualaikum Ustadz. Ketika pergi ke daerah yang mayoritas non muslim, kadang susah cari restoran halal. Kalaupun ada restoran yang vegan dan seafood suka ragu karena masih pakai campuran pangan yang beralkohol, atau makanan haram lainnya. Apa yang harus dilakukan ya Ustadz? Jika puasa, apakah puasanya akan terhitung sia-sia jika sahur dan buka puasanya masih terselip makanan yang syubhat? Mohon bimbingannya Ustadz.
Jawab: Waalaykumussalam wrwb.  Pilihan terbaik adalah masak sendiri. Kaidah lain yang bisa dipakai adalah: Al yaqiinu la yuzaalu bisy syak. Sesuatu yang yakin, tidak bisa dikalahkan oleh syak (ragu). Jika yakin vegan dan seafood, sementara bumbu alkoholnya ragu, maka yang ragu boleh dihilangkan. Kecuali kita yakin pasti pakai alkohol, karena ada informasinya yang tak terbantahkan.
Walaupun campuran alkohol dalam olahan makanan masih ada khilafiyah ulamanya juga. Apalagi jika kita makannya tidak banyak, sedikit, secukupnya. Bukan "aji mumpung", makan sekenyang2nya. Insya Allah pahala puasa tidak terganggu.

Tanya: Mau nanya lagi, ustadz. Terkadang sudah niat banget nih mau puasa sunnah, tapi saat pagi hari si kecil sarapan enggak habis, emaknya  berpikir kalau dibuang sayang, disimpan basi, alhasil emaknya  pun enggak jadi mau puasa sunnah. Kalau dalam hal ini, apa iman kurang kuat ya, tadz, ini sering jadi dilema emak-emak nih tadz.
Jawab: Iya mungkin. Niatnya kurang kuat. Masukin freezer aja. Atau dari awal sarapan yang diambilkan ke piring si kecil sudah disesuaikan. Lagi-lagi, minta komitmen. Mau makan berapa suap? 5 suap? Ya ambilkan saja 5 suap. Kalau masih lapar tambah dikit-dikit. Tips lain: piara bebek.

Tanya: Ijin bertanya, ustadz. Bagaimana cara mengubah mindset kita yang terlanjur salah dalam hal makan? Ingin sekali punya pola pikir dan gaya hidup "sedikit makan itu kenyang". Mohon arahannya, ustadz. Syukron.
Jawab: Sedikit makan ya enggak akan kenyang bun. Jadi enggak perlu punya mindset seperti itu. Kalau mau pakai mindset "lapar itu nikmat." Seperti Nabi saw saja, sedikit makan, jarang kenyang. Cara menanamkan mindset nya: ingat masa tua, mau jadi pelanggan rumah sakit? Hidup sehat adalah pilihan. Makan secara sehat juga pilihan.

Tanya: Mungkin dengan secukupnya makan ya ustadz? Afwan, kalau lapar itu nikmat. Ini mengarah ke puasa yaa, ustadz?
Jawab: Lapar itu nikmat enggak perlu puasa juga gapapa. Kekenyangan itu bikin ngantuk, ngantuk akhirnya tidur, tidur akhirnya gemuk, gemuk bikin mudah sakit. Enggak nikmat kan? Sedikit lapar justru meningkatkan konsentrasi, memudahkan gerak dan beraktifitas dan lain-lain. Makan tidak perlu punya pantangan, ada apa aja ya dimakan selama halal. Tapi dikit aja. Cukup nyobain.

----------
TJ - G3


Tanya: Ustadz, dalam riwayat diatas, nabi tidak pernah kenyang selama 3 hari. Apakah nabi  berarti kurang makan atau tidak makan?
Jawab: karena kesederhanan hidup beliau bunda. Nabi memang bukan kaya raya, karena setiap kali dapat harta tidak disimpan lama.

Tanya: Ustadz, apa dalam Islam juga ada penjelasan larangan makan daging darat campur makanan laut? Atau itu penemuan ilmiah saja? Apakah berbahaya ya ustadz?
Jawab: saya blm menemukan dalilnya bunda. Pernah dengar, tapi tidak mencantumkan dalil dari sisi islam. Allahu a`lam

Tanya: Saya punya keluhan di lutut, yang mana kalau kaki habis di lipat terus mau saya luruskan kembali itu terasa sakit juga susah, seperti kering gitu ustadz. Bagaimana cara mengatasinya juga apakah hal itu juga akibat dari cara pola makan yang tidak baik ya ustadz?
Jawab: Coba cek ke dokter ibu. Nyeri dan sakit pada sendi biasanya dipengaruhi usia juga. Tapi banyak orang yang walaupun sudah berumur tapi sel-sel tubuhnya tetap awet muda. Salah satu kuncinya adalah sering lapar. Karena lapar memicu autofagi yang meregenerasi sel tubuh sehingga tetap muda. Untuk kasus ibu, karena sudah muncul gejala sakit, sebaiknya ke dokter langsung.
Sebagai tambahan suplemen ibu bisa meminum air rendaman okra (air infus). Sayur okra 3-5pcs, dipotong-potong lalu dimasukkan ke botol berisi air minum 300 ml. Masukkan ke kulkas, tunggu sampai berlendir. Lalu minum. Okra yang sudah dipakai masih bisa dipakai lagi untuk merendam, nanti keluar lagi lendirnya lalu minum lagi. Sehari minum airnya 2-3 kali @200ml. Rasa airnya enak kenyal namun ada harum daun mentah, silahkan campur dengan madu murni agar lebih enak dan berkhasiat. Air infus okra sangat bagus untuk nyeri pada sendi, radang sendi, dan semacamnya.

Tanya: Apakah ada sayur atau buah-buahan yang harus di konsumsi atau sebaliknya ya ustadz?
Jawab: ya, dan untuk wanita, jangan lupa konsumsi kalsium yang cukup. Karena wanita sering kekurangan kalsium, minum susu, makan daging merah, selain perbanyak asupan serat. (ini bukan saran bagi yang sudah kebanyakan minum susu dan kebanyakan makan daging). Sayuran okra bun, lebih bagus kalau direndam mentah jadi air infuse, airnya yang diminum.

Tanya: Ustadz izin bertanya, saya lagi hamil 3 bulan anak ke 3, saya jadi mudah masuk angin dan mudah lelah ya? beda dengan anak 1 dan 2. Sudah cek ke Dokter smuanya normal. Obatnya apa ya ustadz?
Jawab: Harusnya dokter sudah memberikan saran terkait penanggulangannya bunda. Perbanyak olahraga ringan (senam hamil misalnya) dan jalan kaki. Sel-sel kita menua bukan karena umur, tapi karena tidak diregenerasi dan tidak dilatih. Diregenerasi dengan pola makan sering lapar. Dilatih dengan banyak olahraga dan gerak. Dengan 2 hal ini plus pikiran positif, maka sel akan awet muda.




=================

Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis:

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official



Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!