Peran Muslimah dalam Ketahanan Keuangan Keluarga

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, April 4, 2018


Image result for keuangan keluarga islam
Rekap Kajian Online HA Ummi G-2
Hari, Tgl: Kamis, 8 Maret 2018 
Materi: Muslimah dan perannya bagi ketahanan keuangan keluarga
NaraSumber: Ustadzah Maulida
Waktu Kajian: pukul 15.00( bagda ashar) WIB-Selesai
Notulen: Lilis/Astrisna
Editor : Sapta
=====================



: إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ 
 وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا و مِنْ َسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا
 مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang masih memberikan kita nikmat iman, islam dan Al Qur'an semoga kita selalu istiqomah sebagai shohibul qur'an dan ahlul Qur'an dan dikumpulkan sebagai keluarga Al Qur'an di JannahNya..

Shalawat beriring salam selalu kita hadiahkan kepada uswah hasanah kita, pejuang peradaban Islam, Al Qur'an berjalan, kekasih Allah SWT yakninya nabi besar Muhammad SAW, pada keluarga dan para sahabatnya semoga kita mendapatkan syafaat beliau di hari akhir nanti. Insya Allah..
Aamiin.. Allahumma Aamiin...

Peran Muslimah dalam Ketahanan Keuangan Keluarga

Sebagai Muslimah, ibu, madrasah keluarga, pendamping setia suami, berbagai peran dapat dijalankan dalam rangka berkhidmat kepada Allah. Memainkan peran yang Allah amanahkan dengan baik.

Jika kita tenggok kisah-kisah ummahat dan Shahabiyyah terdahulu sudah banyak sekali tauladan bagi kita saat ini sebagai Muslimah, ibu zaman now.

Misalnya: Ibunda Khadijah Al kubro, beliau well-known sebagai business women yang sukses, tetapi di sisi Lain, dengan suka rela dan ikhlas men-support suaminya untuk berdakwah. Bahkan rela hartanya dihabiskan untuk dakwah islamiyyah ini. Demikian pula banyak tauladan Dari para Shahabiyyah Lain yang hartanya total di gunakan utk ZIS dan dakwah.

Di antara yang dapat dilakukan Muslimah untuk men-support keuangan keluarga adalah:
-      mengatur pengeluaran Rumah tangga
-      mencari penghasilan tambahan
-      mengajarkan uang pada anak.


Hal yang perlu diperhatikan dalam mengelola keuangan rumah tangga sakinah sebagai berikut:
-      Penghasilan
-      Pengeluaran
-      Surplus, Defisit, Asset.

Kesemuanya harus memperhatikan pula cara mendapatkan dan penggunaannya, harus dengan jalan yang halal lagi thayyib dan berkah.

Prinsipnya jika bisa 4, kenapa harus 1: yaitu:
·         menjadi karyawan
·         menjadi professional/pekerja mandiri
·         menjadi pemilik usaha
·         menjadi investor.

Cash flow : pemasukan
Water flow: ZIS, hutang, tabungan dan investasi, kebutuhan hidup.

Prinsip cash flow for Muslim:
·         Qanaah
·         QS Al Baqarah 168
·         tidak Boros, tidak kikir, infaq, bayar hutang.

Tip menabung Dari Rasulullah:
"Allah akan memberikan Rahmat kepada seseorang yang berusaha dari yg baik, membelanjakan uang secara sederhana dan dapat menyisihkan kelebihan utk menjaga saat dia miskin dan membutuhkan. (H.R. Muslim dan Ahmad).

Menabung = sumber dari yg baik + belanja yang sederhana.

Menyiapkan investasi
-      khusus: tabungan pendidikan, asuransi pendidikan
-      umum: reksa Dana, unit link.
-      Lain: tanah/ property, emas, bisnis.


============

TANYA JAWAB

Tanya: Assalamu'alaikum ustadzah, mau menanyakan maksud dari Prinsipnya jika bisa 4, kenapa harus 1. Itu bagaimana penjabarannya? Mohon lebih dijelaskan.
Jawab: Wa alaikum salaam, 4 bukan 1, maksudnya ialah jika memungkinkan untuk menjadi karyawan, wirausahawan, profesional dan investor misalnya. 4 peran tersebut kita lakoni, ke empatnya berjalan.


Tanya: Ijin bertanya ustadzah, misal jika istri mendapat jatah uang 3jt/bulan untuk semua kebutuhan RT, nah sang suami sudah pegang uangnya sendiri, namun beberapa kali suami meminta (pinjam) dari istri misal 500 ribu jelang tanggal tua karena uang dia khawatir ga cukup, bagaimana kah statusnya? Apakah si istri wajib memberikan lalu apakah hal tersebut dianggap utang atau pemberian saja? Jika istri bilang uangnya sudah pas (tidak ada) karena sudah dipos-poskan untuk pengeluaran tertentu, apakah istrinya berdosa?
Jawab: Istri tidak berdosa jika ternyata pos-pos tersebut sudah tidak cukup/terpakai. Sebab yang diberikan suami adalah untuk kebutuhan RT dll. Adapun jika istri bersuka hati memberikan kepada suami, ini adalah kebaikan sang istri. Bisa menjadi sedekahnya atau pinjaman jika memang istri menghendaki untuk dikembalikan pinjaman tersebut.
Wallahu'alam


Tanya: Assalammualaikum ustadzah yang dimaksud dengan uang nafkah mencakup apa saja?
Jawab: Kebutuhan RT, keluarga, dan kebutuhan istri.


Tanya: afwan ustadzah, jika dijaman Rasullullah bagaimana cara Beliau menabung? apakah menabung melalui hewan ternak?
Jawab: Bentuknya bukan mata uang, ya salah satunya dengan ternak. Juga segala sesuatu yang disisihkan dari kebutuhan.


Tanya: Bagaimana jika ingin berinfaq untuk dakwah padahal anggaran RT sudah tidak ada lagi? Tetap memaksakan/urung saja?
Jawab: Perlu manajemen keuangan yang baik. Sekali-kali malah perlu di coba infaq dulu baru sisanya untuk penuhi kebutuhan. Agak ekstrim memang tapi, ini mungkin awal terbiasanya


Tanya: Mohon maaf kalau kurang nyambung. Kalau kita sudah punya rumah tapi kecil, apakah boleh hutang untuk beli rumah yang lebih besar?
Jawab: Jangan hutang bu, lebih baik yang ada, step by step saja


Tanya: Assalamu'alaikum ustadzah, mengenai asuransi pendidikan untuk anak. Banyak asuransi yang mengatasnamakan syariah tapi ujung-ujungnya masih ada riba. Bagaimana ya ustadzah menyikapinya dan bagaimana asuransi yang baik menurut islam?
Jawab: Pilih yang ada dewan syariahnya bunda. Percayakan kepada lembaga MUI tersebut.



=========================

Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis :

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!