Home » , » Perjalanan Melelahkan

Perjalanan Melelahkan

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, April 3, 2018


Image result for perjalanan
Kajian Online HA Ummi G-1
Hari/ tgl: Senin/5 Maret 2018
Materi : Perjalanan Melelahkan
Narasumber: Ustadz Jumadi Toha
Waktu kajian: 08.00 - selesai
Editor : Sapta
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖



Sebagai seorang yang sehari hari bertugas menjadi imam dan Khotib, tidak jarang jama'ah bertanya dan berkonsultasi tentang beragam persoalan hidup.
Beberapa waktu lalu salah seorang jama'ah menyampaikan kepada saya keluh kesahnya karena aktifitasnya yang padat sehingga menyita waktu dan berefek terhadap kehidupan rumah tangganya. Di akhir kisahnya dia mengatakan kepada saya, "Ustadz, ternyata dunia ini sangat menipu ya....". Mendengar itu saya tersenyum sambil menepuk pundaknya lantas saya berkata, "Alhamdulillah....pak..." Dia pun kaget, "ko Alhamdulillah, ustadz?" Saya mengira dia tidak bisa menangkap maksud saya berkata demikian. Dan memang demikian, perkiraan saya tepat, dia belum memahami maksud saya. Kemudian saya melanjutkan, "saya ucapkan alhamdulillah, karena saya bersyukur bapak menyadari hakikat kehidupan dunia ini.

Lalu saya sedikit memberikan "vitamin hidup" untuknya. Subuh esoknya keluhannya menjadi tema kajian rutin sabtu subuh saya. Alhamdulillah, masjid tempat saya bertugas jama'ahnya sudah banyak yang paham perkara agama, khususnya berkaitan tentang ibadah shalat dari sisi hukum fiqihnya. Subuh itu saya menyampaikan tentang tabiat kehidupan dunia ini. Ternyata keluhan jama'ah saya tadi menjadi menjadi daya tarik jama'ah. Karena masalah yang sama pun juga dialami oleh sebagian besar jama'ah bahkan kita pada umumnya. Durasi kajian saya tentang hakikat kehidupan dunia sekitar lima puluh menit, dimulai ba'da shalat subuh dan selesai hingga masuk waktu syuruq/isyroq.

Di antara poin penting yang saya sampaikan hari itu terkait ada empat pilar.

Pertama: Kehidupan orang beriman itu tak ada yang sia sia, semua peristiwa kehidupan dialami membawa kebaikan yang melimpah dengan dua prinsip utama, yaitu sikap syukur dan sabar.

Karakter orang beriman ketika mendapatkan kenikmatan dalam bentuk apapun yang menyenangkan hati adalah bersyukur atas anugerah Allah. Dan saat menerima sesuatu yang tidak disukai dia bersabar. Itulah sebabnya kehidupan orang beriman tidak ada yang terbuang percuma. Inilah hal mendasar yang membedakan orang beriman dengan yang tidak beriman kepada Allah. Dua prinsip tadi berefek besar dalam kehidupan, yaitu kebahagiaan dan ketenangan hidup. Karena sejatinya persoalan hidup tidak terletak pada masalah yang menimpa, tetapi sikap hati terhadap masalah.

Bagi orang beriman jiwa besarnya terletak pada dua prinsip di atas. Sepanjang kedua prinsip tersebut dipegang teguh, maka dialah sejatinya layak disebut berjiwa besar. Mungkin anda pernah membaca buku-buku pengembangan mental. Disebutkan perbedaan antara orang yang bermental besar dengan orang yang bermental pecundang. Buku-buku seperti ini diminati banyak orang terutama oleh kalangan pebisnis atau pengusaha yang selalu membutuhkan vitamin mental dalam menghadapi berbagai tantangan terutama dalam hal membangun komunikasi dengan beragam manusia. Buku seperti ini semakin menarik karena penulisnya sendiri adalah seorang pembicara kelas dunia yang sudah pulang tahun malang melintang dalam dunia seni komunikasi dan diundang dalam berbagai acara seminar internasional dan asia. Namun sebenarnya jurus jurus pengembangan mental dan karakter untuk menjadi sukses sudah disiapkan dalam Alquran.


Kedua: Mendudukkan tabiat kehidupan dunia

Manusia yang tidak mengenal Allah adalah manusia yang paling rugi, meskipun dia orang terkaya dunia. Sebaliknya manusia yang mengenal Allah adalah manusia yang paling beruntung/sukses meskipun dia hidup serba kekurangan dan serba sangat terbatas.
Bagi orang yang mengenal Allah, akan memahami tujuan kehidupan dunia ini, yaitu ibadah kepada penciptanya. Sementara orang kafir yang tidak mengenal Allah selalu dalam keadaan kebingungan dan buta. Bagi orang kafir hidup adalah untuk berfoya foya dan bersuka ria sesuka hati tanpa batas. Sementara orang beriman hidup adalah amanah dan tanggung jawab kepada Allah. Atas dasar ini kehidupan orang beriman selalu dalam taufiq Allah dan arahan agama.

Berbuat dan berkata ada batasannya. Tanpa batasan dan aturan Allah hanya akan berujung pada kebinasaan. Banyak negara yang terpuruk karena sistem ekonomi riba. Bukankah riba adalah dosa besar dan berefek pada kehidupan sosial karena keadilan telah mati dan kedzaliman telah berkuasa. Harta hanya berputar pada orang orang kaya, sementara orang orang miskin dan fakir makin sengsara dan susah tanpa dipedulikan. Demikian dengan contoh lainnya yang diakibatkan oleh kehidupan yang kosong dari agama.


Ketiga: Ibadah Karakteristik orang beriman yang tidak mungkin terpisahkan dari kehidupannya adalah amal soleh.

Ibadah bagi orang beriman lebih dari sekedar aktifitas melepaskan kewajiban kepada Allah. Tetapi ibadah merupakan manifestasi dari imannya kepada Allah yang telah memberinya segala sesuatu dalam hidup ini. Orang yang malas beribadah hakikat sifat syaitan masih melekat dalam dirinya. Ketika syaitan dilaknat itu lantaran dia menolak untuk melaksanakan perintah Allah, bersujud kepada Adam 'alaihissalam.

Sifat sombong dan sikap angkuh yang menguasai iblis terhadap manusia yang diciptakan dari tanah menjadi penyebab dirinya terusir dari kelompok malaikat dan dari surga. Sejatinya manusia yang enggan beribadah kepada Robbnya adalah orang yang terusir dari kelompok orang beriman yang dijanjikan sebagai manusia yang tidak akan mengalami kerugian.


Keempat: Saling melindungi

Orang beriman dalam menjalani kehidupan ini tidak sendirian. Allah menciptakan untuknya saudara saudaranya yang seiman agar saling bahu membahu dalam menjalani amanah kehidupan dunia ini. Atas dasar itulah mereka bersaudara. Bahkan ulama menyebutkan persaudaraan yang dibangun atas landasan iman memiliki nilai lebih mulia dan tinggi daripada persaudaraan senasab dan sedarah.

Semoga bermanfaat. (Ruang tunggu bandara Syamsudin Noor, Banjarmasin ke GTO), Senin 5 Maret 2018.



*********************

TANYA JAWAB


1.   Ustadz, pas lagi down bagaimana caranya agar tidak merasa lelah,  bisa benar-benar lillah terus, tidak mengeluh, kadang tidak sengaja mengeluh juga.
Jawab: Bismillah. Allah memberikan resep bagi orang beriman ketika merasa hidup menghimpit dan hati makin tidak tenteram, yaitu memperbanyak dzikir. Mengingat Allah akan menghadirkan ketenangan dan kedamaian hati meski keadaan di luar sulit digambarkan, karena itu memang janji Allah bagi hambaNya yang beriman. Dzikir tidak hanya ucapan, seperti yang biasa diucapkan, tapi juga menghadirkan dzikir dalam semua aktifitas hidup. Sebab terkadang orang yang berdzikir sering tidak merasakan ketenangan, tapi justru sebaliknya, tidak merubah keadaannya. Hal tersebut karena dzikir hanya sebatas di mulut, tapi tidak masuk ke dalam hati. Dzikir yang masuk ke dalam hati akan tercermin dalam kehidupan sehari hari. Wallahu alam.


2.   Assalamualaikum ustadz, mau bertanya bagaimana caranya bisa ikhkas apabila dikata-katain suami yang tidak benar menurut diri sendiri, contohnya tidak nelakukan kesalahan tapi di anggap salah oleh suami.  
Jawab: Kalau suami istri dalam menjalani kehidupan rumah tangga masih dikendalikan oleh ego masing-masing, maka bahtera cinta yang membawa samawa sulit terealisasikan. Karena itu masing-masing suami istri harus memahami tugas dan perannya. Suami sebagai pemimpin rumah tangga harus memimpin sesuai kode etik Nabi Muhammad shalallahu alaihi wassalam dalam membangun bahtera rumah tangga. Istri harus memahami fungsinya sebagai pendidik anak-anak dan selalu melakukan koordinasi dengan kepala rumah tangga. Wallahu alam.

  
3.   Assalamu'alaikum ustadz, titipan pertanyaan ustadz: bagaimana cara menyikapi seorang anak tiri yang sering memfitnah dan memaki-maki. Asal dia bermasalah menyalahkan orang lain termasuk ibu tirinya. Selama ini cacian fitnahan tidak pernah ditanggapi karena kalau ditanggapi atau diingatkan malah tambah menjadi kata-katanya (pernah anak ini menyuruh anak teman saya agar bilang ke ibunya agar mau menceraikan bapaknya). Salahkah kalau teman saya itu menjauh dari anak itu untuk menghindari konflik? terimakasih ustadz.
Jawab: Kenapa yang mengurusi rumah tangga anak-anak? Anak-anak tidak diperkenankan masuk dalam urusan orang tua meskipun dia bukan anak kandung dari ibu/bapak tirinya. Oleh karena itu serahkan kepada ahlinya. Wallahu alam. (In sya Allah lengkapnya selesai urusan).


4.   Afwan ustadz, materi yang ini mengena "..karena sejatinya persoalan hidup terletak pada sikap hati terhadap suatu masalah..", ustadz, menurut saya hati adalah pusat penggerak seluruh tubuh; bukan jantung. Hati ini jika diarahkan ke hal negatif akibatnya sikap tubuh pun negatif dan ujung-ujungnya pun jadi penyakit. Bagaimana cara menyikapi persoalan hidup yang seperti sinetron agar hati tetap bersih? apakah membiasakan mendoakan orang lain bisa membersihkan hati (misal ketemu orang yang kesulitan saat dijalan meski kita tidak bisa menolong hanya didoakan?) afwan yang fakir ini ustadz.    
Jawab: Membantu orang lain salah satu karakteristik ajaran Islam yang harus disadari sepenuhnya oleh setiap muslim. Karena sejatinya Islam tersebar ke seluruh manusia yang berarti memerlukan hati yang tertata bersih dengan sifat penyayang. Membantu orang lain yang sangat membutuhkan uluran tangan adalah sesuai dengan kemampuan. Jika hanya mampu dengan mendoakan, maka itu sudah cukup. Namun orang yang mampu secara materi sebaiknya tidak cukup dengan doa, sebab materi mempunyai fungsi sosial dalam menyelesaikan problematika masyarakat, seperti zakat, infaq dan sedekah. Wallahu alam



=========================

Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis :

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official





Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!