Home » , » Tanda Cinta Kepada Nabi

Tanda Cinta Kepada Nabi

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, April 4, 2018


Image result for cinta nabi
Rekapitulasi Kajian Online HA Ummi G3
Waktu: Selasa 6 Maret 2018
Tema: Tanda Cinta Kepada Nabi
Pemateri:  Ustadz Kholid
Waktu: ba'da dzuhur smp selesai
Editor: Sapta
============================



Tanda Cinta Kepada Nabi (2)


5. Nasehat karena Allah, kitab sucinya, RasulNya dan Pemimpin serta masyarakat muslimin 

Allah berfirman:

لَّيْسَ عَلَى الضُّعَفَآءِ وَلاَعَلَى الْمَرْضَى وَلاَعَلَى الَّذِينَ لاَيَجِدُونَ مَايُنفِقُونَ حَرَجٌ إِذَا نَصَحُوا للهِ وَرَسُولِهِ مَاعَلَى الْمُحْسِنِينَ مِن سَبِيلٍ وَاللهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ  وَلاَعَلَى الَّذِينَ إِذَا مَآأَتَوْكَ لِتَحْمِلَهُمْ قُلْتَ لآَأَجِدُ مَآأَحْمِلُكُمْ عَلَيْهِ تَوَلَّوا وَّأَعْيُنُهُمْ تَفِيضُ مِنَ الدَّمْعِ حَزَنًا أَلاَّيَجِدُوا مَايُنفِقُونَ
Tiada dosa (lantaran tidak pergi berjihad) atas orang-orang yang lemah, atas orang-orang yang sakit dan orang-orang yang tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada jalan sedikitpun untuk mengalahkan orang-orang yang berbuat baik, Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, dan tiada (pula dosa) atas orang-orang yang apabila mereka datang kepadamu, supaya kamu memberi mereka kendaraan, lalu kamu berkata:"Aku tidak memperoleh kendaraan untuk membawamu", lalu mereka kembali, sedang mereka bercucuran air mata karena kesedihan, lantaran mereka tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan. (QS. at-taubah/9:91-92)

Nabi bersabda:
الدِّينُ النَّصِيحَةُ قُلْنَا: لِمَنْ؟ قَالَ: «لِلَّهِ وَلِكِتَابِهِ وَلِرَسُولِهِ وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ»
Agama adalah nasihat, Kami bertanya: Untuk siapa? beliau menjawab: Untuk Allah, kitabnya, Rasulnya dan pemimpin muslimin dan umumnya mereka (HR Muslim).


6. Belajar al-Qur`an dan sunnahnya. Terus membaca dan memahami kandungannya serta mencintai ahlinya

al-Qaadhi Iyaadh berkata: Diantara tanda cinta kepada nabi, mencintai Al-Qur`an yang dibawa beliau dan mengambil petunjuk beliau serta berakhlah dengan sunnahnya hingga A’isyah berkata: Sesungguhnya akhlak Nabi adalah al-Qur`an.
cintanya kepada al-Qur`an adalah membaca, beramal dengannya dan memahaminya. (Asy-Syifaa 2/576).

Ibnu Mas’ud berkata: Janganlah seorang bertanya tentang dirinya kecuali al-Qur`an , apabila dia mencintai al-Qur`an maka dia mencintai Allah dan RasulNya. (Riwyat al-Baihaqi dalam al-Adab hlm 522).


7. Mencintai yang beliau cintai

Mencintai yang beliau cintai dari keluarga, sahabat dan kaum mukminin adalah tanda kecintaan kepada Nabi. sebab orang yang mencintai sesuatu akan mencintai yang dicintai kekasihnya tersebut.


8. Membenarkan apa yang beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam sampaikan sebab Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berkata menurut hawa nafsunya. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَمَا يَنْطِقُ عَنِ الْهَوَىٰإِنْ هُوَ إِلَّا وَحْيٌ يُوحَىٰ

“Dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” [An-Najm: 3-4]


9. Menahan diri dari apa yang dilarang dan dicegah oleh beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ

“…Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia. Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah; dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah sangat keras hukuman-Nya.” [Al-Hasyr: 7]


10. Mentaati apa yang Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam perintahkan.
Allah memerintahkan setiap Muslim dan Muslimah untuk taat kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, karena dengan taat kepada beliau menjadi sebab seseorang masuk Surga. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

تِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ ۚ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا ۚ وَذَٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

“(Hukum-hukum tersebut) itu adalah ketentuan-ketentuan dari Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam Surga yang mengalir di dalamnya sungai sungai, sedang mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar.” [An-Nisaa’: 13]

Kita wajib mentaati Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan menjalankan apa yang diperintahkannya dan meninggalkan apa yang dilarangnya. Hal ini merupakan konsekuensi dari syahadat (kesaksian) bahwa beliau adalah Rasul (utusan) Allah. Dalam banyak ayat Al-Qur-an, Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kita untuk mentaati Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di antaranya ada yang diiringi dengan perintah taat kepada Allah, sebagaimana firmanNya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ

“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya…” ( QS An-Nisaa’/4: 59]

Dan masih banyak lagi contoh yang lain. Di samping itu terkadang perintah tersebut disampaikan dalam bentuk tunggal, tidak dibarengi kepada perintah yang lain, sebagaimana dalam firman-Nya:

مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ

“Barangsiapa mentaati Rasul, maka sesungguhnya ia telah mentaati Allah.” (QS An-Nisaa’/4: 80]

Tekadang pula Allah mengancam orang yang mendurhakai Rasul-Nya, sebagaimana dalam firman-Nya:

فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Maka hendaklah orang-orang yang melanggar perintah Rasul takut akan ditimpa fitnah (cobaan) atau ditimpa adzab yang pedih.” (QS An-Nuur/24: 63)

Artinya hendaknya mereka takut jika hatinya ditimpa fitnah kekufuran, nifaq, bid’ah atau siksa pedih di dunia, baik berupa pembunuhan, had, pemenjaraan atau siksa-siksa lain yang dise-gerakan. Allah telah menjadikan ketaatan dan mengikuti Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai sebab hamba mendapatkan kecintaan Allah dan ampunan atas dosa-dosanya.
Allah Subhanahu wa Ta’ala menjadikan ketaatan kepada Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai petunjuk dan mendurhakainya sebagai suatu kesesatan. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَإِنْ تُطِيعُوهُ تَهْتَدُوا

“Dan jika kamu taat kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk.” (Qs An-Nuur/24: 54)

Allah mengabarkan bahwa pada diri Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam terdapat teladan yang baik bagi segenap ummatnya. Allah berfirman:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُو اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

“Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan kedatangan hari Kiamat dan dia banyak menyebut Nama Allah.” (Qs Al-Ahzaab/33: 21)

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah berkata: “Ayat yang mulia ini adalah pokok yang agung tentang meneladani Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam berbagai perkataan, perbuatan dan perilakunya. Untuk itu, Allah memerintahkan manusia untuk meneladani sifat sabar, keteguhan, kepahlawanan, perjuangan dan kesabaran Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menanti pertolongan dari Rabb-nya k ketika perang Ahzaab. Semoga Allah senantiasa mencurahkan shalawat kepada beliau hingga hari Kiamat.” (Tafsiir Ibni Katsir (3/522-523))


*****************

TANYA JAWAB


1.   Tanya Ustadz, Hukumnya memakai sholawat untuk sebuah hajat duniaw apanhukumnya Ustadz? Misal: seseorang menginginkan sepetak tanah, lalu dimenyolawati tanah tersebut sekian ribu, agar bisa menjadi miliknya. Sering denger cerita seperti itu. Terimakasih.
Jawab: Itu tidak benar dan tidak ada dasarnya dari ajaran Rasulullah


2.   Ijin bertanya ustadz, Kalau kita sedang tilawah ada pengucapan huruf yang salah, apakah kita berdosa?
Jawab: Apabila salah karena lupa atau karena kesalahan yang tidak disengaja maka dimaafkan. Klo sengaja salah maka berdosa. Kita diwajibkan memperbaiki pengucapan huruf al Quran sesuai kemampuan


3.   Untuk sholawat naariyah apakah ada tuntunannya pak ustadz dari Rosulullaah? Seperti yg disampaikan bunda ida tadi, saya pun sering disuruh bersholawat naariyah supaya dimudahkan urusan.
Jawab: Demikian juga shalawat nariyah. Bahkan banyak ulama mempertanyakan beberapa isinya yang dianggap melampau batasan seperti menyatakan Nabi memiliki ilmu lauh mahfuzh.


4.   Kalau do'a nurbuwat pak ustadz? Sempat baca ada artikel yang menyatakan kalau do'a nurbuwat itu tidak boleh
Jawab: Saya cenderung dengan pendapat yang tidak membolehkannya sebab tidak pernah diajarkan Nabi dan keutamaan serta janjinya yang besar perlu dibuktikan dengan dasar hadits yang sah dan benar.


5.   Ustadz, bolehkah kita bershalawat sambil beraktifitas dirumah atau harus di waktu-waktu tertentu kah?
Jawab: Sangat dianjurkan dalam segala keadaan. Apalagi bila disebut nama Rasulullah Muhammad shalallahu alaihi wa sallam


6.   Pak ustadz, saya ingin punya keturunan, sudah 9 tahun masih berdua saja, adakah anjuran baca sholawat khusus?
Jawab: Tidak ada. Tapi perbanyak istighfar ada dasarnya seperti dalam surat Nuh ayat 10 sd 12. Itu juga anjuran imam al Hasan al Bashri.


7.   Shalawat yang paling utama untuk diamalkan shalawat yang seperti apa ustadz?
Jawab: Sholawat ibrohimiyah yang dibaca pas tahiyat akhir dalam shalat menurut kesepakatan ulama besar dari kalangan sahabat dan seterusnya.


8.   Assalamualaikum, pernah dengar, jika terkena permasalahan terus menerus dan agar permasalahan itu pelan-pelan selesai, maka amalkan istighfar seribu kali dan sholawat seribu kali dalam sehari, benarkah itu ustadz? adakah dalilnya?
Jawab: Memperbanyak istighfar bisa membantu tapi baiknya jangan di batasi dengan angka tertentu sebab dikhawatirkan muncul pemahaman harus 1000 kali nggak boleh kurang atau lebih. Sebab dalilnya adalah memperbanyak istighfar. Juga istighfarnya Nabi Yunus ktk diperut ikan paus bisa jadi dasarnya.


9.   Pak ustadz maaf diluar tema. Untuk parfum beralkohol denat, apakah haram kalau terbawa sholat?
Jawab: Insya Allah pendapat yang rojih dalam hal ini adalah tidak mengapa.


=========================

Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis :

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage : Kajian On line-Hamba Allah
FB : Kajian On Line-Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!