Home » » RISALAH HATI (Serial Ramadhan-2)

RISALAH HATI (Serial Ramadhan-2)

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Monday, June 4, 2018


No automatic alt text available.

By Ustadz Syahrawi Munthe


Pemilik hati yang bersih (qalbun salim) niscaya sangat dekat dengan Allah, dekat dengan Al Qur'an, dekat dengan orang-orang shalih. Pancaran hatinya menerangi sekitarnya, menyirami kegersangan hati orang-orang yg kebingungan, hingga ia 'basah' oleh ketundukan pada Robbnya. Hati yg bersih mampu menembus hati orang lain dalam amalnya, mampu menggerakkan hati orang lain bak prajurit yang menyatu dalam taat pada Allah.
Pemilik hati yang bersih bebas dari kemusyrikan, seperti halnya Nabi Ibrahim datang pada Tuhannya dengan hati yang bersih (qolbun salim), yang tersebut dalam Al Qur'an:

وَإِنَّ مِنْ شِيعَتِهِ لإبْرَاهِيمَ (83) إِذْ جَاءَ رَبَّهُ بِقَلْبٍ سَلِيمٍ (84) إِذْ قَالَ لأبِيهِ وَقَوْمِهِ مَاذَا تَعْبُدُونَ (85)

"Dan sesungguhnya Ibrahim benar-benar termasuk golongannya (Nuh) (Ingatlah) ketika ia datang kepada Tuhannya dengan hati yang suci (Ingatlah) ketika ia berkata kepada bapaknya dan kaumnya, "Apakah yang kamu sembah itu?" (QS. Ash Shaffat/37: 83-85)

Pemilik hati yang bersih (qalbun salim) hanya takut dan cinta pada Allah, sebab Allah telah menguasai hatinya hingga apapun perintah Allah akan ditunaikan. Begitulah hati para mujahid yang tak pernah gentar menghapi musuh. Sebab yang menggerakkan tangannya menghunus pedang adalah Allah. Ia menebas musuh dengan tangannya Allah, ia berlari mengejar musuh dengan kakinya Allah. Rasulullah dalam hadist qudsi bersabda:

....وَلاَ يَزَالُ عَبْدِي يَتَقَرَّبُ إِلَيَّ بِالنَّوَافِلِ حَتَّى أُحِبَّهُ، فَإِذَا أَحْبَبْتُهُ كُنْتُ سَمْعَهُ الَّذِي يَسْمَعُ بِهِ وَبَصَرَهُ الَّذِي يُبْصِرُ بِهِ، وَيَدَهُ الَّتِي يَبْطِشُ بِهَا، وَرِجْلَهُ الَّتِي يَمْشِي بِهَا، وَلَئِنْ سَأَلَنِي لأُعْطِيَنَّهُ، وَلَئِنِ اسْتَعَاذَنِي لأُعِيْذَنَّهُ

"....Dan hambaku yang selalu mendekatkan diri kepada-Ku dengan nawafil (perkara-perkara sunnah di luar yang fardhu) maka Aku akan mencintainya dan jika Aku telah mencintainya maka Aku adalah pendengarannya yang dia gunakan untuk mendengar, penglihatannya yang dia gunakan untuk melihat, tangannya yang digunakannya untuk memukul dan kakinya yang digunakan untuk berjalan. Jika dia meminta kepadaku niscaya akan aku berikan dan jika dia minta perlindungan dari-Ku niscaya akan Aku lindungi “ (HR. Bukhari.)

Pemilik hati yang bersih (qolbun salim) adalah orang-orang mudah menangis, seperti halnya Umar bin Khattab yang seringkali menangis saat ingat dosa-dosanya masa lalu. Seseorang menangis karena Allah adalah bukti keimanan yang tidak bisa direkayasa. Menangis saat bergetar hatinya karena nama Allah disebut dan berguncang jiwanya ketika mengingat maksiat dan dosa yang ia lakukan, oleh sebab inilah tangisan keimanan, tangisan kebahagiaan dan tangisan hanifnya jiwa.
Menangis krn Allah akan membersihkan dan melembutkan hati. Takkan disentuh oleh api neraka mata yang menangis karena Allah. Rasulullah bersabda:

نان لا تمسهما النار ، عين بكت من خشية الله ، وعين باتت تحرس في سبيل الله

“Ada dua buah mata yang tidak akan tersentuh api neraka; mata yang menangis karena merasa takut kepada Allah, dan mata yang berjaga-jaga di malam hari karena menjaga pertahanan kaum muslimin dalam (jihad) di jalan Allah.” (HR. Tirmidzi)

Para nabi & orang-orang shalih juga menangis karena Allah, Allah Ta’ala berfirman,

أُولَٰئِكَ الَّذِينَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّينَ مِنْ ذُرِّيَّةِ آدَمَ وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوحٍ وَمِنْ ذُرِّيَّةِ إِبْرَاهِيمَ وَإِسْرَائِيلَ وَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَاجْتَبَيْنَا ۚ إِذَا تُتْلَىٰ عَلَيْهِمْ آيَاتُ الرَّحْمَٰنِ خَرُّوا سُجَّدًا وَبُكِيًّا

“Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi ni’mat oleh Allah, yaitu para nabi dari keturunan Adam, dan dari orang-orang yang Kami angkat bersama Nuh, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis.” (QS. 19 : 58)

Pemilik hati yang bersih (qolbun salim) adalah orang-orang yg bersemayan dalam hatinya nilai-nilai luhur. Hati yang tawadhu, pernuh syukur, ikhlas, selamat dari kufur, riya, ujub dan sombong.

Di bulan ramadhan yang suci ini, kejarlah hati yang bersih (qolbun salim) agar engkau jadi pemiliknya. Bersihkan hati dari syirik yg kadang muncul tanpa sadar. Jauhi syirik krn merupakan dosa yang tidak diampuni. Tanamkan sekuatnya untuk takut dan cinta pada Allah karena kita ini adalah miliknya. Menangislah di hadapanNya karena engkau belum tahu apakah tempatmu di surga atau di neraka kelak. Maka amatlah beruntungnya engkau wahai pemilik hati yang bersih (qolbun salim) karena engkau akan selamat dunia dan akhirat. Hatimu sungguh indah, bening tanpa noda, yang dengannya engkau berjumpa dengan Tuhanmu kelak. Amin.

@home, 17 Mei 2018, pukul 22.05




•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis:

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official


Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!