Home » , » Takabburnya Hati - RISALAH HATI (Serial Ramadhan-15)

Takabburnya Hati - RISALAH HATI (Serial Ramadhan-15)

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, June 5, 2018

No automatic alt text available.



Takabburnya Hati ~ Ustadz Syahrawi Munthe


Kisah kesombongan (takabbur) menjadi ceritera yang selalu diangkat untuk dijadikan contoh saat Allah menghancurkan pelakunya. Sebut saja misalnya Fir'aun yang menganggap dirinya Tuhan.
فَقَالَ أَنَا رَبُّكُمُ الْأَعْلَىٰ

"(Seraya Fir'aun) berkata: "Akulah tuhanmu yang paling tinggi".
(QS. 79 : 24).

Kemudian Allah mengazabnya :
فَأَخَذَهُ اللَّهُ نَكَالَ الْآخِرَةِ وَالْأُولَىٰ

"Maka Allah mengazabnya dengan azab di akhirat dan azab di dunia." (QS. 79 : 25)

Kesombongan adalah penyakit hati yang timbul dari penolakan kepada kebenaran dan merendahkan orang lain. Pemicunya yaitu merasa tidak ada kebenaran selain darinya ataupun sulit menerima kebenaran dan meremehkan selainnya. Rasulullah bersabda:

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.“
(HR. Muslim )

Allah Ta'ala sangat membenci orang-orang yang sombong, dan melarang agar tidak memalingkan muka dari orang lain serta berjalan dengan angkuh. Firman Allah:

وَلاَ تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلاَ تَمْشِ فِي اللأَرْضِ مَرَحاً إِنَّ اللهَ لاَ يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَجُوْرٍ

“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.” (QS. 31 :18)

Orang yang sombong kelak akan jadi penghuni neraka (ahlunnaar), bersama dengan orang yang sangat kasar dan tamak. Sabda Rasulullah:

أَلَا أُخْبِرُكُمْ بِأَهْلِ النَّارِ قَالُوا بَلَى قَالَ كُلُّ عُتُلٍّ جَوَّاظٍ مُسْتَكْبِرٍ

“Maukah kamu aku beritahu tentang penduduk neraka? Mereka semua adalah orang-orang keras lagi kasar, tamak lagi rakus, dan takabbur (sombong).“ (HR. Bukhari dan Muslim ).

Takabburnya hati adalah sumber kebinasaan, sebagaimana Allah laknat iblis, dibinasakannya Fir'aun, dihancurkannya Namrud, dan ditenggelamkannya Qorun. Semua binasa karena kesombongannya dan sungguh Allah sangat murka dengan sombongnya makhluk.

Kesombongan (takabbur) hati pada kebenaran karena memang ia merasa tak butuh dengan kebenaran. Ia hanya berkutat dengan ilmu yang dia punya dan kebiasaan-kebiasaan jahiliyah yang tak berdasar. Atau kesombongan karena kekufuran yang ia miliki. Saat datang kebenaran padanya, maka ditolaknya mentah-mentah bahkan menyakiti dan belaku dzalim. Begitulah saat Rasulullah mendakwahkan agama ini, kekufuran mendorong nasrani dan yahudi untuk mematikan dakwah nabi. Tetapi Allah menolong agama ini, menyempurnakan cahayanya.

Takabbur hati kepada makhluk sumbernya banyak, yaitu dari harta, pangkat & kedudukan, kekuatan dan kesehatan, ilmu dan kecerdasan, bentuk tubuh dan kelebihan lainnya. Dengan ini semua, ia merendahkan orang lain. Padahal semuanya pemberian dari Allah, yang seringkali tak disadari.

Ramadhan yang mulia, mendidik jiwa untuk tawadhu, rendah hati dan rendah diri dihadapan Allah. Rela berlapar-lapar dan haus, ditambah semua amalan-amalan lainnya, semata untuk meraih taqwa. Taqwa adalah pembeda kualitas iman dan kedudukan hakiki disisi Allah. Tidak ada yang perlu disombongkan dihadapanNya. Semua kita lahir tanpa membawa apapun dan kembali kepadaNya tak membawa apapun kecuali amalan. Semoga hati kita dijauhkan Allah dari sikap takabbur. Amin

@KRL, 30 Mei, Pukul 21.05 wib.


•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis:

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official


Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!