Home » » Tanya Jawab #RamadhanSeries08

Tanya Jawab #RamadhanSeries08

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Monday, June 4, 2018

No automatic alt text available.



By Ustadz Dodi AbuEl


Tanya #13
Bolehkah menggosok gigi dipagi, disiang dan disore hari saat sedang puasa....?
Jawab:
Rasulullah
bersabda:

لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ عِنْدَ كُلِّ صَلَاةٍ

“kalau bukan karena takut akan memberatkan umatku, aku akan perintahkan mereka untuk bersiwak disetiap kali shalat”. (HR Muslim)

Menggosok gigi merupakan hal yg sangat di anjurkan. Dan anjuran ini berlaku baik saat sedang berbuka [tidak berpuasa] ataupun saat sedang berpuasa. Amir ibnu Rabiah -radhiallahu anhu- mengatakan:

"رأيت رسول اللهr ما لا أحصي يستاك وهو صائم"

"Tak terhitung berapa banyak aku melihat Rasulullah bersiwak padahal dia dlm keadaan berpuasa (HR. Bukhori)

Adapun hadits yang menyebutkan bahwa bau mulut orang yang berpuasa lebih baik disisi اللّهُ dari bau kesturi tidak berarti pelarangan menyikat gigi, demikian penjelasan guru kami Mufti Madinah Syaikh Muhammad Al Mukhtar As-Syinqity-.
Hal yg senada sebelumnya juga telah dijelaskan oleh imam Ibnul Arabi -rahimahullah-.

Ibnul Qayyim mengatakan:
"Bersiwak dianjurkan pada setiap saat, namun lebih ditekankan lagi bila akan melaksanakan sholat, berwudhu, bangun tidur dan bila bau mulut berubah. Disunnahkan bagi orang yg sedang tidak berpuasa maupun bagi yang sedang berpuasa (untuk bersiwak) kapan saja berdasarkan keumuman hadits yang berbicara tentang siwak, juga karena orang yang berpuasa membutuhkannya. Sebab bersiwak mendatangkan keridhaan Rabb, dan keridhaan-Nya lebih diharapkan saat sedang berpuasa ketimbang saat berbuka, juga karena bersiwak dpt membersihkan mulut sementara kesucian atau kebersihan bagi orang yg berpuasa termasuk amalan yg utama.” ( kitab Zaad Al Ma’ad: 4/323)

Imam Asy Syaukani rahimahullah berkata:
“Jadi yang benar dalam masalah ini adalah, bersiwak dianjurkan bagi seorang yang sedang berpuasa baik diawal siang ataupun diakhirnya & ini merupakan madzhab mayoritas para imam.” (Nail Al Authar: 1/108)

والله أعلم بالصواب

Demikianlah fiqih ringkas Ramadhan Series. kita kali ini, semoga اللّهُ Ta'ala melindungi kita semua.
Nantikan Series lanjutannya.
والله تعالى أعلم والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته




•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis:

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!