Home » » Tanya Jawab #RamadhanSeries11

Tanya Jawab #RamadhanSeries11

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Monday, June 4, 2018

No automatic alt text available.



By Ustadz Dodi AbuEl


Tanya #16
Boleh ngga sih bercanda didalam bulan puasa ini....?
Jawab:
Boleh. Boleh. Boleh. Tapi... Lihat uraian dibawah ini ya, berlaku di bulan Ramadhan dan diluar bulan Ramadhan.
Dalam beberapa riwayat menyebutkan bahwa Nabi pernah bercanda ketika memanggil shahabatnya:
يَا ذَا اْلأُذُنَيْن
_“Hai yang mempunyai dua telinga “_

Nabi juga pernah berkata kepada seorang perempuan tua : “Tidak ada perempuan tua yang masuk surga”. Kemudian beliau membaca ayat:

إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً * فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا
_“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari-bidadari itu) dengan langsung. Dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan “ [QS. Al-Waaqi’ah : 35-36]._

Dari Anas radliyallaahu ‘anhu diriwayatkan bahwa ada seorang laki-laki menemui Nabi dan berkata: “Wahai Rasulullah, bawalah aku jalan-jalan”. Beliau berkata : “Kami akan membawamu berjalan-jalan menaiki anak unta”. Laki-laki itu pun menukas: “Apa yang bisa kuperbuat dengan anak unta?”. Beliau berkata:
وَهَلْ تَلِدُ الإِبِلَ إِلّا النُّوقُ
_“Bukankah setiap unta adalah anak ibunya?”_

Dari Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu diriwayatkan bahwa ia berkata: “Orang-orang bertanya: ‘Wahai Rasulullah, apakah engkau juga mengajak kami bercanda?’. Beliau menjawab:
إِنِّي لا أَقُولُ إِلّا حَقّاً
_”(Ya, tapi) tidaklah aku hanya mengatakan sesuatu kecuali kebenaran (tanpa berdusta)“._

Dari beberapa riwayat tentang kelakar/bercandanya Rasulullah  terkumpul padanya 4 [empat] perkara:
1. TIDAK BERDUSTA / tidak mengada-ada.
2. Dilakukan terhadap wanita, anak-anak, dan kalangan pria yang lemah yang butuh bimbingan.
3. Jarang dilakukan [KADANG-KADANG].
4. Tidak BERLEBIHAN.

Empat perkara di atas hendaknya diperhatikan oleh kaum muslimin [baik bagi orang awam, para da’i, dan para pemimpin] dalam bermuamalah terhadap sesama.

Tidak halal hukumnya sengaja melucu dengan *hal-hal kedustaan* agar manusia tertawa karenanya. Merupakan musibah di masyarakat ketika profesi pelawak menjadi sangat laris di masyarakat. Hendaknya mereka bertaubat kepada اللّهُ ta’ala dan meninggalkannya, sebab Rasulullah mengancam mereka [yang melucu dengan dusta agar orang-orang tertawa] dengan sabdanya:

وَيْلٌ لِلَّذِي يُحَدِّثُ فَيَكْذِبُ، لِيُضْحِكَ بِهِ الْقَوْمَ، وَيْلٌ لَهُ، وَيْلٌ لَهُ
_“Neraka Wail bagi orang yang berbicara lalu berdusta untuk melucu (membuat orang tertawa); neraka Wail baginya, neraka Wail baginya “._

Dengan demikian, berlebihan dalam kelakar dan terus-terusan dengannya adalah terlarang, karena hal itu akan menjatuhkan kehormatan dan menumbuhkan dendam serta kemarahan.

Adapun kalau sedikit, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, maka hal itu mengandung kebaikan jiwa.

Dan terakhir, tersisa nasihat emas dari salaf kita :

ينبغي لمن كان ضحوكاًَ بسّاماًَ أن يُقصِّر من ذلك، ويلومَ نفسَه حتى لا تمجَّهُ الأَنفس، وينبغي لمن كان عبوساً منقبضاً أن يتبسَّم، ويُحسن خُلقَه، ويمقتَ نفسَه على رداءة خُلُقه، وكلُّ انحراف عن اعتدال فَمَذْموم، ولا بدَّ للنفس من مجاهدة وتأديب

_“…Hendaknya mereka senang tertawa untuk membatasi diri dan hendaknya mereka mencela diri sendiri sehingga jiwanya tidak goyah. Sementara bagi mereka yang berwajah kusam masam, hendaknya mereka tersenyum dan memperelokkan akhlaqnya, serta harus marah kepada diri sendiri karena kejelekan akhlaqnya. Setiap penyimpangan yang keluar dari rel penyimpangan adalah tercela. Sehingga jiwa itu perlu dididik dan dibenahi”._

Hal ini menjadi sebagai pengingat saya juga yang terkadang berlebihan dalam bercanda dan menjadi bahan koreksian dan ampunan maaf kepada sesama dan اللّهُ Ta'ala tentunya.

Demikianlah fiqih ringkas Ramadhan Series. kita kali ini, semoga اللّهُ Ta'ala melindungi kita semua.
Nantikan Series lanjutannya.
والله تعالى أعلم والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته




•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis:

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!