Home » » Tanya Jawab #RamadhanSeries16

Tanya Jawab #RamadhanSeries16

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, June 5, 2018

Image may contain: text





By Ustadz Dodi AbuEl


Tanya:
Banyak beredar diselebaran ataupun di sosial media tentang doa doa harian setiap hari dibulan Ramadhan dan juga pernah ada Ustadz yang menyampaikan, adakah dalilnya bagi doa ini...?

Jawab:
Sebelum kita bahas detail, bahwa Doa itu terbagi dalam 2 kelompok besar :
1. Doa Ibadah: Doa hamba yang dilakukan dan dicontohkan oleh Rasulullah
dan biasanya menggunakan BAHASA ARAB
2. Doa Masalah: Doa hamba yang dilakukan bebas untuk berkeluh kesah kepada اللّهُ Ta'ala dan biasanya menggunakan BAHASA IBU

Doa adalah ibadah. Sebagaimana sabda Nabi
yang diriwayatkan oleh Tirmizi dan lainnya dengan sanad shahih. Hukum asal dalam ibadah adalah tauqifiyah [paten]. Tidak diperkenankan membuat suatu yang baru dalam beribadah. Atau menentukan dengan waktu atau peristiwa tertentu kecuali syariat telah menentukan hal itu.
Doa di bulan Ramadan sangat dianjurkan. Akan tetapi, walau demikian, tidak diperkenankan seorang pun menciptakan doa dan dikhususkan pada waktu tertentu seperti doa Nabi.
Seorang muslim dibolehkan berdoa untuk kebaikan dunia dan akhirat, dengan kata-kata yang mudah diucapkan, pada saat kapan saja.
Contoh dalam hal ini adalah peringatan para ulama atas apa yang dilakukan orang awam berupa pengkhususan doa tertentu pada setiap putaran thawaf atau setiap putaran sai dalam ibadah haji dan umrah.
Syekh Muhammad Sholeh Al-Utsaimin rahimahullah berkata, "Disana (saat thawaf) tidak ada doa tertentu pada setiap putaran. Bahkan mengkhususkan setiap putaran dengan doa tertentu termasuk bid’ah.

Karena hal itu tidak ada dasarnya dari Nabi
. Yang ada hanya takbir ketika menyentuh hajar aswad dan mengucapkan:

رَبَّنَا آَتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخرة حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ (سورة البقرة: 201

"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)

Antara rukun Yamani dan Hajar aswad. Sementara sisa rukun, membaca zikir saja secara umum, atau baca Al-Qur’an, atau berdoa tanpa mengkhsusukan satu putaran dengan putaran lain. "(Majmu Fatawa Syekh Al-Utsaimin, 22/336)
 
Jadi silahkan saja mengecek sendiri, apaka doa doa yang disebarkan melalui social media atau instant msg itu mempunyai landasan dalil atau tidak.

والله أعلم بالصواب

Demikianlah fiqih ringkas Ramadhan Series. kita kali ini, semoga اللّهُ Ta'ala melindungi kita semua.
Nantikan Series lanjutannya.
والله تعالى أعلم والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته




•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis:

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!