Home » , , , » Tanya Jawab #RamadhanSeries21

Tanya Jawab #RamadhanSeries21

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Wednesday, June 6, 2018


Tanya :

Cara membayar fidyah bagaimana yaa...?

Jawab  :

Cara membayar fidyah bagi orang yang memang masuk kategori pembayar fidyah adalah dengan memberikan makanan kepada orang miskin ada dua :

1. Dengan dibuatkan makanan (siap saji), kemudian mengundang orang miskin sejumlah hari puasa yang ditinggalkan, sebagaimana yang dilakukan Anas bin Malik radliallahu ‘anhu ketika di sudah tua.

2. Memberi bahan makanan kepada mereka yang belum dimasak. Para ulama mengatakan besarnya →  1 mud [0,75 kg] untuk gandum atau setengah sha’ [2 mud = 1,5 kg] untuk selain gandum. akan tetapi, untuk pembayaran fidyah model kedua ini, selayaknya diberikan dengan sekaligus lauknya, baik daging atau yang lainnya. Sehingga bisa memenuhi makna teks ayat, dalam firman Allah: Wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. (QS. Al-Baqarah: 184)

Adapun waktu pembayaran fidyah, ada kelonggaran. Boleh membayarkan fidyahnya setiap hari satu-satu (dibayarkan di waktu maghrib di hari puasa yang ditinggalkan).

Dibolehkan mengakhirkan pembayaran sampai selesai ramadhan, sebagaimana yang dilakukan Anas bin Malik radliallahu ‘anhu. (As-Syarhul Mumthi’, 6:207)

Dalilnya adalah sebagai berikut :

عن مالك عن نافع أن ابن عمر سئل عن المرءة الحامل إذا خافت على ولدها، فقال: تفطر و تطعم مكان كل يوم مسكينا مدا من حنطة

Dari Nafi’, bahwa Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma pernah ditanya tentang wanita hamil yang khawatir terhadap anaknya (jika puasa). Beliau menjawab, “Dia boleh berbuka dan memberi makan orang miskin dengan satu mud gandum halus sebanyak hari yang dia tinggalkan.” (HR Al-Baihaqi dari jalur Imam Syafi’i dan sanadnya sahih)

عَن أَنَس بنِ مَالِك رضي الله عنه أَنَّه ضَعُف عَن الصَّومِ عَامًا فَصَنَع جفنَةَ ثَريدٍ ودَعَا ثَلاثِين مِسكِينًا فَأشبَعَهُم

Dari Anas bin Malik radhiallahu ‘anhu, bahwa ketika dirinya sudah tidak mampu puasa setahun, beliau membuat adonan tepung dan mengundang 30 orang miskin, kemudian beliau kenyangkan mereka semua. (HR Ad-Daruquthni, dinilai SAHIH oleh Al-Albani)

Demikianlah fiqih ringkas Ramadhan Series. kita kali ini, semoga اللّهُ Ta'ala melindungi kita semua.

Nantikan Series lanjutannya.

والله تعالى أعلم والسلام عليكم ورحمة اللّه وبركاته

Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Newest
You are reading the newest post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!