ISPA

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Saturday, October 20, 2018


Hasil gambar untuk ISPA
Rekap Kajian Online HA Ummi G5 & G6
Hari/Tgl: Jumat , 14-15 September 2018
Materi: ISPA
Narasumber :  dr. Ela Amalia
Waktu Kajian: 13.30-14.30 wib
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Infeksi Saluran Napas

Infeksi saluran napas adalah infeksi yang terjadi pada saluran pernafasan seseorang.
Infeksi ini umumnya disebabkan oleh patogen (virus, bakteri, dll) yang menyerang hidung, tenggorokan, atau bahkan paru-paru.

Infeksi saluran napas ini masih sering menyerang manusia, baik anak dan dewasa. Gejala tampak lebih berat pada anak-anak. Beberapa kasus pneumonia, masih menjadi masalah pada anak2.

Saluran pernapasan terbagi menjadi saluran udara atas dan saluran udara bawah.

Saluran pernapasan atas meliputi bagian hidung, sinus, faring, dan bagian laring.
Penyakit infeksi pada saluran napas atas berupa: pilek, radang sinus atau sinusitis, radang amandel atau tonsillitis, radang pita suara atau laryngitis.

Saluran pernapasan bawah meliputi bagian laring di bawah pita suara, trakea, bronkus, dan bronkiolus (paru-paru). Infeksinya dapat berupa bronkitis, bronkiolitis, influenza, tuberkulosis dan pneumonia.

Penyebab infeksi
Infeksi saluran pernapasan dapat disebabkan oleh virus, bakteri, atau organisme lain. Paling sering disebabkan oleh virus (Rhinovirus dan adenovirus)

Penyebaran infeksi melalui udara atau sentuhan. Misal percikan air dari seorang penderita yang bersin atau batuk. Infeksi juga dapat menular bila menyentuh benda yang terkena percikan atau mengandung patogen.


Gejala yang dirasakan antara lain:
Bersin
Hidung tersumbat atau berair.
Batuk
Tenggorokan terasa sakit.
Sakit kepala
Demam.
Nyeri otot
Sesak napas.


Sistem kekebalan tubuh seseorang sangat berpengaruh dalam melawan infeksi virus maupun bakteri terhadap tubuh manusia. Risiko seseorang mengalami infeksi akan meningkat ketika kekebalan tubuh lemah. Hal ini cenderung terjadi pada anak-anak dan orang yang lebih tua, serta siapa pun yang memiliki penyakit atau kelainan dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Pengobatan
Bila gejala ringan, tidak perlu ke dokter. Istirahat yang cukup, jaga asupan cairan, serta makan makanan bergizi seimbang.

Bila gejala cukup mengganggu atau berat, misal sesak napas, sakit kepala, demam tinggi, penurunan kesadaran, maka perlu untuk memeriksakan diri ke dokter.  Pengobatan yang lazim diberikan adalah antipiretik bila demam, antihistamin, serta dekongestan. Bila memang terdapat infeksi bakteri, baru dapat diberikan antibiotik.


Pencegahan
Mencuci tangan secara teratur
Hindari menyentuh bagian wajah, terutama mulut, hidung, setelah menyentuh benda yang dicurigai mengandung patogen
Hindari merokok
Menutup mulut saat batuk atau bersin
Olahraga teratur
Makan makanan bergizi seimbang

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
TANYA - JAWAB


T:  Afwan dokter ijin bertanya. Keluarga dari suami menderita alergi debu, jadi bangun pagi selalu bersin-bersin dan berair. Ternyata saat SMP anak laki-laki saya baru menderita alergi juga, tapi tidak separah keluarga suami. Apakah alergi bisa disembuhkan dokter? Jazakillah khayir atas penjelasannya dokter.
J: Alergi adalah salah satu penyakit yang berisiko terjadi dalam satu keturunan, walaupun manifestasinya bisa berbeda (ada yg asma, galigato/urtikaria, rhinitid alergi, dll). Karena penyakit alergi timbul karena ada mekanisme hipersensitivitas dalam tubuh, tidak bisa dihilangkan begitu saja. Yang mungkin dilakukan adalah mengurangi gejala atau menghindari penyebab munculnya alergi. Jadi jika sudah terlanjur muncul gejala alergi, bisa dibantu dengan pemberian obat antialergi atau antiradang. Tapi untuk pencegahan, sebaiknya hindari alergen (penyebab alergi muncul), seperti debu, bulu hewan, cuaca dingin, dll.


T: Assalamualaikum ijin bertanya dokter, apakah ada obat flu yang aman bagi ibu hamil? Saya tidak tahan lagi 2 hari lalu kepala berat banget, hidung tidak bisa napas, saya minum decolsin sama imboost, besoknya enakan, tapi hidung masih mampet kalau malam. Apakah tidak apa-apa dengan kandungan dok?
J: Utk ibu hamil dan menyusui, memang ada beberapa obat yang tidak disarankan untuk dikonsumsi terkait keamanan terhadap janin atau bayi. Obat flu salah satunya, terutama yang dijual bebas. Yang masih cukup aman dikonsumsi untuk mengurangi gejala sakit kepala adalah paracetamol. Selain itu perlu istirahat yang cukup dan boleh mandi menggunakan air hangat atau pelembab udara di ruangan kamar. Jika memang terasa sangat mengganggu, datang ke dokter kandungan untuk memastikan mendapat obat yang aman dan sesuai.


T: Assalamualaikum Dokter, izin bertanya. Saya kalau kedinginan atau kena debu banyak sering pilek, keluar ingus encer bening, selalu begitu, bersin tidak berhenti-henti, sampai puyeng sudahnya. Dan hidung sampai merah karena keseringan dilap. Biasanya saya minum yang hangat-hangat atau jahe merah untuk meredakannya. Apakah ada cara agak alergi tersebut ga sering menyerang dok?
J: Iya mbak, bisa jadi itu merupakan gejala alergi. Seperti yang saya jelaskan pada pertanyaan pertama, yang paling dianjurkan adalah menghindari alergen. Mbak bisa beraktivitas menggunakan masker atau pelindung lain. Tapi jika sudah muncul gejala alergi, bisa mengkonsumsi obat antialergi


T: Ijin bertanya dokter. Benda yang mengandung patogen contohnya seperti apa? Terus saya sedang mengandung, orang kalau melihat saya bilang saya yang napasnya ngos-ngosan tapi saya berasanya biasa saja, apa ada gangguan pernapasan karena pengaruh hamil dok?
J: Maksud saya benda yg mengandung patogen ialah benda-benda disekitar kita yang berpotensi mengandung bibit penyakit. Misalnya saputangan atau handuk atau alat makan yang digunakan oleh orang yang sakit, yang terutama penularannya lewat air liur atau percikan ludah/droplet. Pada saat hamil besar, mekanisme bernapas bisa berubah dari pernapasan dada menjadi menjadi pernapasan perut dan memang terkadang lebih pendek, sehingga tampak seperti sesak. Untuk memastikannya ibu bisa menghitung frekuensi napas sendiri, normalnya sampai 20x/menit. Jika memang benar sesak, periksakan diri ke dokter.


T: Assalamualaikum dokter, kenapa anak penderita astma rentan kena ISPA yaa? Mohon penjelasannya.
J: Asma adalah salah satu gejala penyakit alergi. Kadang-kadang stimulasi yang sedikit bisa direspon secara berlebihan oleh orang yang alergi, termasuk diantaranya adalah radang tenggorokan. Sehingga perlu dijaga hal-hal yang memicu timbulnya alergi (misal debu, bulu hewan, termasuk juga makanan). Jika sudah terjadi radang tenggorokan, suasana lingkungan sekitar ternggorokan juga berubah, kekebalan tubuh menurun dan memungkinkan bakteri atau kuman lain yang jumlahnya sedikit tetap bisa menimbulkan gejalanya infeksi saluran napas

T: Dokter mau bertanya. Kalo Asma itu karena keturunan bisa sembuh dengan sendirinya kah?
J: Kadang ada beberapa kasus yg gejala mulai berkurang ketika dewasa. Atau sebaliknya, justru muncul setelah dewasa atau tua. Jika obat asma inhaler digunakan sesuai dosis, masih aman mbak. Tapi jika keluhan tidak berkurang, sebaiknya dikonsultasikan ke dokter, karena boleh jadi membutuhkan tatalaksana lain


T: Tanya lagi bu dokter, kenapa penderita Asma bila dini  sampai pagi, Asma datang sampai batuk yang menyesakan dada.
J: Karena bisa jadi pencetusnya adalah cuaca/udara dingin. Saat udara mulai menghangat, tubuh mulai menyesuaikan diri dan gejala berkurang. Batuk muncul karena ada rangsangan seperti sumbatan di bronkus, sehingga muncul refleks batuk, sesak karena jumlah udara/oksigen yang masuk ke paru-paru terbatas.



T: Assalamualaikum dokter. Jika seseorang sedang dalam kondisi hamil dan mengalami ISPA, apakah pengobatan yang dilakukan dapat mempengaruhi baby yang sedang dikandung, karena saat batuknya berkepanjangan terkadang akan terasa perut seperti kram, apakah aman untuk penggunaan obat herbal, misalnya rebusan sirih atau air jahe?
J: Sebaiknya diperiksakan ke dokter langsung, karena ada obat-obat yang tidak diperbolehkan untuk ibu hamil. Herbal boleh saja, tapi jika tidak ada perubahan sebaiknya diperiksa ke dokter.


T: Assalamu'alaykum dokter. Saudara saya sering alergi bahkan hampir setiap hari apalagi kalau pagi dan malam cuaca dingin. Mulai kemerahan. Anak-anaknya juga begitu. Apa bisa alergi ini jadi menurun pada anak dok? Gimana cara mengurangi alergi seperti itu dok?
J: Alergi adalah salah satu penyakit yang berisiko terjadi dalam satu keturunan, jika kedua orang tua memiliki riwayat alergi, maka risiko anak menderita alergi lebih besar lagi, walaupun manifestasinya bisa berbeda (ada yang asma, galigato/urtikaria, rhinitis alergi dll). Karena penyakit alergi timbul karena ada mekanisme hipersensitivitas dalam tubuh tidak bisa dihilangkan begitu saja. Yang mungkin dilakukan adalah mengurangi gejala atau menghindari penyebab munculnya alergi. Jadi jika sudah terlanjur muncul gejala alergi, bisa dibantu dengan pemberian obat antialergi atau antiradang. Tapi untuk pencegahan, sebaiknya hindari alergen (penyebab alergi muncul), seperti debu, bulu hewan, cuaca dingin, dll.


T: Assalamu'alaykum dokter, saya sering mengalami macam sesak nafas. Dalam bekerja saya berada di ruangan full ac, apa itu termasuk infeksi saluran nafas dok? sedang beberapa kawan cakap saya kurang oksigen karena jarang keluar dari ruangan. Apakah itu benar tidak dok? Sekian dan terimakasih atas jawabannya. Tapi, saya tidak punya gejala yang  seperti dokter sampaikan, bahkan jika saya kena batuk pilek pun, saya cepat sembuh, belum sampai minum obat alkhamdulillaah.
J: Untuk memastikannya sebaiknya saat terjadi sesak napas, segera periksakan diri ke dokter. Karena sesak napas bisa juga merupakan gejala penyakit lain, tidak bisa disimpulkan hanya dari wawancara, tapi perlu pemeriksaan langsung. Semoga sehat selalu mba.


T: Ijin tanya, anak saya saat ini sudah umur 15 tahun, dulu waktu masih kelas 6 atau umur 11 tahun pernah ngeluh sesak nafas dan dada sakit padahal enggak pilek cuma kadang batuk kering tapi juga jarang-jarang, akhirnya saya bawa ke dokter dan harus dinebu, sempat keluar cairan bening dari hidung dan mulut namun cuma sebentar dinebu karena enggak kuat setelah itu lega, waktu umur 13 tahun pernah berulang tapi tidak saya bawa ke dokter hanya dibikinkan air panas yang ditetesi minyak kayu putih di dalam ruangan tertutup dan lendirnya alhamdulillah keluar, dan lega. Pertanyaan saya apa penyebab sakit dadanya tersebut, apakah kejadian ini bisa terulang lagi? Dan bagaimana cara untuk mengeluarkan lendirnya selain dinebu?
J: Sama seperti pertanyaan sebelumnya, perlu untuk dilakukan pemeriksaan langsung di dokter untuk memastikan gejala sesak napas dan sakit di dada tersebut mengarah ke penyakit apa. Nebulizer digunakan utk mengurangi kontraksi otot bronkus sehingga sesak berkurang, bisa juga dilakukan untuk mengurangi lendir di saluran napas. Biasanya nebulizer diberikan karena memberi efek yang cukup cepat, tapi biasanya singkat, masih perlu dilanjutkan dengan obat-obatan. Untuk mengeluarkan lendir bisa digunakan obat-obat pengencer dahak atau mukolitik.


T: Jadi kan saya punya asma bun. Itu termasuk ISPA ya? Kalau alergi debu dan dingin ada terapi tidak ya? Terus asmanya itu kan turunan dari papa saya, dari kami bertiga, yang asma hanya saya dan adek ragil, yang tengah malah tidak. Nah kira-kira nanti anak saya ini menurun juga tidak ya?
J: Asma adalah salah satu manifestasi alergi Bu, jadi bukan termasuk penyakit infeksi atau ISPA. Seperti di pertanyaan sebelumnya, jika gejala asma sudah muncul, bisa diberikan obat antialergi atau antiradang, serta obat untuk mengurangi kontraksi bronkus sehingga sesak berkurang.
Anak dengan orang tua alergi, berisiko menderita alergi juga, tapi manifestasinya bisa berbeda-beda, misal rhinitis, urtikaria, dll. Tidak harus sama persis asma. Atau bahkan ada juga yang tidak ada penyakit alergi.
 




•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis:

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official


Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!