Home » , » Istiqomah Enteng Tapi Berat

Istiqomah Enteng Tapi Berat

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Tuesday, October 23, 2018


Hasil gambar untuk istiqomah
Kajian Online HA Ummi Link G1-G6
Hari/Tgl: Senin, 24 September 2018 
Materi: Istiqomah Enteng Tapi Berat
NaraSumber: Ustadz Cipto
Waktu Kajian : bada ashar - selesai
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖





Istiqomah enteng tapi berat...
By al faqiir  cipto sugiarto


QS Hud 11:112

فَٱسْتَقِمْ كَمَآ أُمِرْتَ وَمَن تَابَ مَعَكَ وَلَا تَطْغَوْا۟ۚ إِنَّهُۥ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ
Maka tetaplah engkau (Muhammad) (di jalan yang benar), sebagaimana telah diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang bertobat bersamamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sungguh, Dia Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

:عَنْ أَبِي عَمْرو، وَقِيْلَ : أَبِي عَمْرَةَ سُفْيَانُ بْنِ عَبْدِ اللهِ الثَّقَفِي رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قُلْتُ :
يَا رَسُوْلَ اللهِ قُلْ لِي فِي اْلإِسْلاَمِ قَوْلاً لاَ أَسْأَلُ عَنْهُ أَحَداً غَيْرَكَ . قَالَ : قُلْ آمَنْتُ بِاللهِ ثُمَّ اسْتَقِمْ
[رواه مسلم]
Abu amr, (ada yang menyebutnya Abu Amrah) Sufyan bin Abdillah ra. Berkata kepada Rasulullah, "Wahai Rasulullah, katakana kepadaku perkataan tentang  islam yang tidak akan aku tanyakan kepada selain engkau!" Beliau bersabda, 'Katakanlah, 'Amantu Billah (Aku beriman kepada Allah), kemudian istiqamalah'." (Diriwayatkan oleh Imam Muslim)

Istiqomah sebuah kata yg sering diucapkan dan sangat enteng di ucapkan tapi sangat berat dilaksanakan....

Istiqomah terutama yang bermakna komitmen terhadap ajaran islam sebagaimana atsar/ucapam Umar Ra "Istiqomah adalah kamu berkomitmen terhadap perintah dan larangan. Dan janganlah melakukan tipu muslihat seperti tipu mushlihat serigala" (Riyadush shalihih ket hadist no 1/85)

Istiqomah yg dimaksud adalah istiqomah yang tidak mengandung kepura2an dan kebohongan tapi komitmen sejati untuk menjalankan perintah dan larangan....disinilah mengandung hal yang berat hingga Rasulullah memutih rambutnya 

Al Qurthubi menyatakan bahwa ayat istiqomah (QS Hud : 112) telah membuat rambut Nabi Muhammad SAW beruban.

dalam beristiqomah ada dua hal pokok yang harus dipenuhinya. Pertama, beriman kepada Allah SWT. Kedua, mengikuti risalah yang dibawa oleh Rasulullah SAW, baik secara lahir maupun batin. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa orang yang istiqomah adalah orang yang bisa mengaktuaisasikan nilai keimanan, keislaman, dan keihsanan dalam dirinya secara total.

Meski untuk bisa mencapai tingkat istiqomah itu terasa amat sulit, namun kita harus tetap berusaha dan ber-munajahah semampu kita. Sebab, seperti dikatakan Ibnu katsir dalam menjelaskan ayat istiqomah (QS Hud:112) ini, bahwa istiqomah merupakan media yang paling baik untuk mendapatkan pertolongan Allah SWT dalam menghadapi berbagai kesulitan duniawi. Wallahu a’lam.

Nah diskusinya adalah bagaimana merawat keistiqomahan itu silahkan dari grup-grup ada yang bisa disampaikan, sebagai bahan diskusi, tafadoliy.



➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
TANYA - JAWAB


TJ - G4

T: Maaf ijin bertanya ustadz, ada kalanay istiqomah kita luntur bahkan ke istiqomahan itu hilang. Bagaimana cara membangun kembali supaya istiqomah kita tetap terjaga usatdz. Jazakallahu khoer.
J: Itulah ujian kehidupan yang naik dan turun begitupun iman kita yaazidu wa yankhuz demikian juga istiqomah, diantara tipsnya para ulama adalah bangkit lagi dan lagi ketika terpuruk, "milikilah amalan meski kecil tapi berkelanjutan"
T: Assalamualaykum ustadz ijin bertanya, bagaimana mengajak istiqomah keluarga kita, sedang kita sendiri kadang masih jatuh bangun untuk tetap istiqomah?
J: Keren sebagian orang akan jadi terpacu untuk menjadi lebih baik, ahsan sebagai challenge untuk memacu diri, jadi ajak saja, biar jadi pelecut ketika kita lagi down, karena ada ayat quran :As-Shaf 61:3

كَبُرَ مَقْتًا عِندَ ٱللَّهِ أَن تَقُولُوا۟ مَا لَا تَفْعَلُونَ
(Itu) sangatlah dibenci di sisi Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.
Ayat ini adalah pelecut agar diri ini menjadi bersemangat dan waspada.

T: Ustadz izin bertanya kadang kita terpeleset dalam obrolan yang mengarah ke ghibah. Lalu setelahnay kita menyesal karena amalan kita pastinya tertransfer sama orang yang kita ghibah. Bagaimana caranya agar kita tidak selalu terpeleset dan selalu hati-hati dalam obrolan. Dan apakah Allah maafkan hamba-Nya yang selalu dalam kekhilafan. Dia berusaha perbaikan diri tapi terkadang masih sering terpeleset dalam laranganNya ustadz. Jazakallahu khoer.
J: Begitulah manusia tidak ada yang lempeng terus dan Allah termasuk yang memaafkan orang yang karena lupa atau khilaf tapi ya jangan jadi kebangetan dunk, jadi disini letak pentingnya taubatan nasuhah, tobatnya betulan dan serius. Nah yuuk belajar serius dalam bertaubat, ini juga butuh istiqomah dan sabar.


=======
TJ - G3

T: Izin bertanya ustadz. Seperti kutipan terakhir, bagaimana merawat istiqomah itu ustadz? Bagaimana supaya amal ibadah yang kita lakukan konsisten, hari ini rajin, minggu depan malas. Mohon penjelasannya ustadz,
Syukron ustadz.
J: Berhitung atas amal, jangan gede-gede tapi cuma sekali. Allah itu senang meski kecil tapi istimror/berkesinambungan/berkelanjutan, nah kalau kata aa gym pake 3 M sebagaimana pertanyaan di no 1 ya.

T: Ijin bertanya ustadz saya kadang dilanda rasa malas untuk melakukan ibadah padahal tekat dihati sangat kuat unt melakukan ibadah tapi akhirnya kadang saya kalah. Bagaimana caranya agar saya menang melawan rasa malas.
J: Yuk amalkan doa yang diajarkan nabi. Di antara doa yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menghilangkan rasa malas adalah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang.” (HR al-Bukhari 7/158)

T: Mengapa istiqomah itu susah sekali dijalankannya?
J: Yah kalo gampang mah ngak seru kali. Begitulah istiqomah bagian dari seni dalam kehidupan.

T: Ijin bertanya ustadz. Ketika berdoa, terus Allah sudah berikan. Apakah kita tetap terus doa tersebut sampai akhir hayat kita. Umpamanya kita berdoa agar seseorang sholat, terus yang kita doakan sudah mulai mendirikan sholat. Apakah doa itu selesai sampai disitu apakah tetap kita teruskan sampai akhir hayat kita? mohon penjelasannya ustadz.
J: Mendoakan kebaikan untuk seseorang sangat baik, dan kalaupun masih bisa terus lanjutkan karena doa seseorang atas sodaranya yang lain diaminkan malaikat dan didoakan kembali ke yang mendoakan.


=======
TJ - G6

T: Assalamualaikum. Ijin bertanya, ustadz. Bagaimana contoh-contoh konkrit dalam kehidupan muslimah sehari-hari, bahwa orang yang istiqomah adalah orang yang bisa  mengaktualisasikan nilai keimanan, keislaman dan keihsanan dalam dirinya secara total? Syukron.
J: Pertanyaan kerenz, dan jawabannya bratz. Buat bunda bisa selalu tersenyum dalam berbagai kondisi saja sudah salah satu bentuk keistiqomahan apalagi kalau ngadepin suami....beeuuuh....coba deh tanya suaminya masing-masing (yang masih ada dan yang punya) pasti kalau di senyumin istri bisa bikin klepek-klepek (ini serius loh ya dan sederhana tapi berat rasanya dilaksanakan) Bener gak?

T: assalamualaikum Ustadz, bagaimanakah menjaga keistiqomahan seorang muslimah, agar semangatnya belajar islam tetap menyala, tetap semangat menuntut ilmu, tidak futur, ditengah amanah rutinitas yg sangat menguras energi baik fisik dan fikiran. Jazaakillaah khoyr
J: Niatnya yang lempeng alias ikhlas ya bunda, insya Allah ini orientasi awal yang perlu dibangun. Pilihlah temanmu, karena dirimu dilihat dari temanmu, artinya carilah komunitas dan lingkungan yang mengingatkan kita.

T: Assalamu'alaykum ustadz. Bagaimana caranya menjaga tetap istiqomah dalam keikhlasan? Karena seringnya ingin istiqomah tapi terkendala banyak halangan internal. Syukron tadz
J: Perlu memahami diri agar faktor internal gak menghalangi, selanjutnya niat agar dipasang dengan benar dan selalu diperbaharui setiap saat dan setiap waktu minimal sebelum tidur dievaluasi.

T: Untuk istiqomah tentunya kita perlu memahami tentang hukum islam itu sendiri. Akan tetapi fenomenanya saat ini ada juga sumber-sumber belajar yang kita tidak tahu tentang kebenarannya. Bagaimana cara menyikapinya ustadz?
J: Naam ahsan begitu, atau jika tidak jalani yang diyakini kebenarannya dan hindari yang tidak jelas apalagi yang salah, referensi terbaik adalah alquran dan sunah nabiNya dan memang yang sulit adalah mencari ulama yang terpercaya disini letak pentingnya menuntut ilmu lansung bukan online (tanpa menapikan kajian-kajian online ya) ilmu itu ada kaidah talaqi atau tatap muka, bisa kerasa kok kalau itu benar atau salah.

T: Assalaamu'alaikuum ustadz ijin bertanya, bagaimana cara mengawali diri agar bisa istiqomah dalam kebaikan, utamanya dalam beribadah, sebagai anak, istri juga ibu?
J: Yuk mulai dari hal sederhana dan kecil, dan mulai dari sekarang, entah itu dengan selalu tersenyum selalu, memulai sesuatu selalu dengan basmallah, atau hal sederhana lain, yang penting mulai dan punya reminder untuk selalu melakukannya.


=======
TJ - G2

T: Bismillah, Izin bertanya ustadz. Apakah orang yang istiqomah dalam menjalankan Syar'iat-Nya, dalam segala urusan baik untuk urusan dunia dan akhirat akan selalu d mudahkan oleh-Nya ustadz? Ditenangkan batinnya dan dilembutkan hatinya. Syukron wa jazakallahu khoir atas jawabannya.
J: Mestinya sih begitu, tapi ada tapinya nih, yang namanya hidup itu ujian ada yang gampang ada yang susah dan syurga itu harganya gak murah ada banyak kesulitan yang dihadapi sebagaimana kalau kita lihat sirah rasulullah yang sedemikian bertaqwa saja ujiannya masya Allah dan begitulah ujian para nabi dan rasul. Dan insya Allah ketenangan dan kelembutan hati orang yang istiqomah dijamin sesulit apapun ujian yang dihadapi.

T: Berdosakah orang yg tidak bisa istiqamah dalam beramal ustadz?
J: Wallahu 'alam. Urusan dosa dan pahala urusan dan prerogatifnya Allah, kita hanya beramal. Adapun yang perlu kita perhatikan adalah niat dan caranya sudah sesuaikah dengan yang diajarkan nabi.


=======
TJ - G5

T: Assalamu’alaikum ustadz maaf mau tanya, doanya apa ya kalo menghadapi kejenuhan saya sudah usaha istighfar?
J: Silahkan diamalkan ya matsurat. Di antara doa yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menghilangkan rasa malas adalah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحُزْنِ، وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ، وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari (hal yang) menyedihkan dan menyusahkan, lemah dan malas, bakhil dan penakut, lilitan hutang dan penindasan orang.” (HR al-Bukhari 7/158)


=======
TJ - G1

T: Ijin bertanya Ustadz. Bagaimana agar kita bisa Istiqomah lahir batin? kadang batin kita sudah berniat Istiqomah dalam hal ini dan itu, tapi lahirnya belum mampu melaksanakan. Jazakallah khoir Ustadz.
J: Mulai dari yang bisa lalu realisasikan dalam amal kita, mastathotum, seoptimal mungkin ya.

T: Afwan ijin bertanya ustadz, bagaimana cara merawat keistiqomahan dalam kebaikan? kadang saat kita mendapat ujian-ujian yang bertubi-tubi ada kalanya ada perasaan drop yang menjadikan kita meragukan keistiqomahan kita sendiri, Afwan ustadz .
J: Istiqomah dan sabar itu kayak sodaraan, jadi keduanya perlu seiring dan sejalan, apapun yang terjadi kuncinya antara sabar dan syukur itulah dimensi hidup seseorang, dan istiqomah akan lebih dahsyat impactnya kalau bersamanya dengan sabar.




•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis:

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official










Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!