Home » , , » Pentingnya Menjaga Kesehatan

Pentingnya Menjaga Kesehatan

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Thursday, October 4, 2018


Hasil gambar untuk pentingnya kesehatan dalam islam
Rekap Kajian Online HA Ummi G-2 & G-6
Hari/Tgl: Senin, 13 Agustus 2018 
Materi: Pentingnya Menjaga Kesehatan
Narasumber: Ustadz Asyari
Waktu Kajian: ba'da magrib - selesai
Editor: Sapta
-----------------------------------------






Urgensi Menjaga Kesehatan dalam Islam
Oleh: Asyari Suparmin MA


عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْعَرِيِّ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الطُّهُورُ شَطْرُ الإِيمَانِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلأُ الْمِيزَانَ وَسُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلآَنِ أَوْ تَمْلأُ مَا بَيْنَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَالصَّلاةُ نُورٌ وَالصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ وَالْقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ كُلُّ النَّاسِ يَغْدُو فَبَايِعٌ نَفْسَهُ فَمُعْتِقُهَا أَوْ مُوبِقُهَا ) رواه مسليم:328)
Dari Abu Malik al-as'ari berkata, Rasulullah saw. Bersabda, “Bersuci itu sebagian dari iman, membaca alhamdulillah adalah memenuhi timbangan amal, membaca subhanallah wal hamdulillah adalah memenuhi seisi langit dan bumi, salat sunah adalah cahaya, sedekah adalah petunjuk, sabar adalah sinar yang memancar, dan Al-Qur'an adalah hujjah (argumen) dalam pembicaraanmu. Setiap manusia pada waktu pagi hari, hakekatnya harus memperjual belikan dirinya. Ada kalanya ia laba (selamat dari maksiat) dan ada kalanya rugi (terseret maksiat) (H.R. Muslim: 328).


إِنَّ اللَّهَ تَعَالى طَيِّبٌ يُحِبُّ الطَّيِّبَ نَظِيفٌ يُحِبُّ النَّظَافَةَ كَرِيمٌ يُحِبُّ الْكَرَمَ جَوَادٌ يُحِبُّ الْجُودَ فَنَظِّفُوا أَفْنِيَتَكُمْ (رواه التيرمدى: 2723)
Artinya:
Sesungguhnya Allah swt. Itu baik, Dia menyukai kebaikan. Allah itu bersih, Dia menyukai kebersihan. Allah itu mulia, Dia menyukai kemuliaan. Allah itu dermawan ia menyukai kedermawanan maka bersihkanlah olehmu tempat-tempatmu. (H.R. at –Tirmizi: 2723)


عَنْ أَبِي سَعِيدٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِفْتَاحُ الصَّلاةِ الطُّهُورُ (رواه التيرمدى: 221)
Artinya:
Dari Abu Sa'id berkata, Rasulullah saw. Bersabda, “Kunci dari salat adalah bersuci.” (H.R. at-Tirmizi: 221)


Ash Shihah dan Al Afiat. Menurut salah satu ulama bahwa makna Ash Shihah itu adalah bentuk kesehatan yang meliputi jasmani/raga/lahiriah sedangkan Al Afiat adalah bentuk kesehatan yang meliputi rohani/jiwa/ batiniah. Islam jauh-jauh hari sudah memberikan petunjuk secara jelas, komplit dan terpadu tentang konsep pentingnya menjaga kesehatan baik seara jasmani maupun rohani.
Berikut adalah konsep menjaga kesehatan jasmani menurut islam yaitu :

1.      Menjaga Thoharoh artinya menjaga kesucian dan kebersihan dari semua aspek mulai dari sekujur badan, makanan, pakaian, tempat tinggal maupun lingkungan. Imam al-Suyuthi, ‘Abd al-Hamid al-Qudhat, dan ulama yang lain menyatakan, dalam Islam menjaga kesucian dan kebersihan termasuk bagian ibadah sebagai bentuk qurbat, bagian dari ta’abbudi, merupakan kewajiban, sebagai kunci ibadah. Dari ‘Ali ra., dari Nabi SAW, beliau berkata, “Kunci shalat adalah bersuci,” (HR. Ibnu Majah, al-Turmudzi, Ahmad, dan al-Darimi). Dari Abu Malik, Al Harits bin Al Asy’ari radhiyallahu ‘anhu, ia berkata telah bersabda Rasulullah SAW : ‘Suci itu sebagian dari iman. (Muslim).

2.      Menjaga Makanan. Ajaran islam selalu menekankan agar setiap orang memakan makanan yang baik dan halal, baik dan halal itu baik secara dzatnya maupun secara mendapatkannya. Allah memerintahkan kita untuk memakan makanan yang halal dan baik sebagaimana dalam Firman Allah SWT di dalam Alquran, yang artinya:

“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik (thayib) dari apa yang telah dirizkikan kepadamu dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya”(Q.S. Al Maidah : 88).

“Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan; karena sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (Q.S Al Baqarah : 168).

Hal ini menunjukkan apresiasi Islam terhadap kesehatan, sebab makanan merupakan salah satu penentu sehat tidaknya seseorang. Sebagai salah sau contoh makanan yang halal adalah sayuran. Menurut Prof. Dr. Musthofa dari Mesir menyatakan bahwa sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi untuk menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.

3.      Ajaran Islam ternyata begitu sangat lengkap dan sempurna. Bahkan olahraga saja ternyata dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW seperti olahraga berenang, memanah, berlari, berkuda, bergulat, dan sebagainya. Jadi umat Islam jangan malas berolahraga. Olahraga bertujuan untuk menjadikan manusia sehat dan kuat. Dalam Islam, sehat dipandang sebagai nikmat kedua terbaik setelah Iman. Selain itu, banyak ibadah dalam Islam membutuhkan tubuh yang kuat seperti shalat, puasa, haji, dan juga jihad. Bahkan Allah sebetulnya menyukai mukmin yang kuat. Oleh karena itu, olahraga itu perlu.

Dari Abu Hurairah RA. Bahwa Rasulullah SAW bersabda “Orang mu’min yang kuat adalah lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada orang mu’min yang lemah”. Adanya kesan di dunia barat bahwa agama Islam “mengharamkan” olah raga sehingga negara-negara berpenduduk mayoritas muslim tidak memiliki prestasi menonjol di bidang olah raga. Padahal, sesungguhnya tidak demikian. Justru Nabi Muhammad SAW menganjurkan para sahabatnya (termasuk seluruh umat Islam yang harus mengikuti sunnahnya) agar mampu menguasai bidang-bidang olah raga terutama berkuda, berenang, dan memanah.

Tiga jenis olah raga yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW itu dapat dianggap sebagai sumber dari semua jenis olah raga yang ada pada zaman sekarang. Ketiganya, mengandung aspek kesehatan, keterampilan, kecermatan, sportivitas, dan kompetisi.
Sebagaimana Sabda Nabi SAW:
 “Ajarkan putera-puteramu berenang dan memanah.” (HR. Ath-Thahawi).
Lemparkanlah panahmu itu, saya bersama kamu.” (Riwayat Bukhari).
Kamu harus belajar memanah karena memanah itu termasuk sebaik-baik permainanmu.” (Riwayat Bazzar, dan Thabarani).
“Lemparkanlah (panah) dan tunggangilah (kuda).” (Riwayat Muslim).
“Berlari-lari kecillah kamu” (HR Bukhari)
Adapun konsep menjaga kesehatan rohani menurut islam adalah sebagai berikut:

1.      Perbanyak Ibadah artinya memperbanyak melakukan hal-hal yang diperintahkan oleh Allah SWT sebagai contoh mendirikan sholat 5 waktu. Sebab kalau orang yang selalu melaksanakan perintah Allah batiniahnya akan bahagia sebab tidak akan merasa melanggar perintah Nya.Sehingga jiwanya akan tenang,tentram dan damai.Adapun makna ibadah itu tidak hanya sebatas shalat, akan tetapi makna ibadah dalam interpretasi yang sangat luas adalah semua perkara /pekerjaan yang diniati untuk mencari ridho Allah SWT itu adalah ibadah.
Dan semua ibadah akan di terima oleh Allah SWT asalkan memenuhi 3 unsur, pertama, Niat. Niat disini harus di ucapkan di dalam hati, Kedua, Ikhlas, Ketiga,dengan Ilmu. Senyum pun terhadap sesama manusia juga termasuk ibadah. Bekerja dengan niat menafkahi keluarga juga ibadah.Makan dengan niat untuk menambah kekuatan agar bisa ibadah kepada Allah juga termasuk ibadah. Bukankan manusia diciptakan oleh Allah hanya untuk beribadah?
Sebagaimana Firman Allah SWT yang artinya : “ Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka menyembah-Ku”. (QS. Al Dzariyat : 56).
Inilah tujuan yang utama dari penciptaan manusia, yaitu agar manusia hanya beribadah kepada Allah. Hal ini menunjukkan bahwa tidaklah Allah menciptakan manusia karena Allah butuh kepada manusia, akan tetapi justru manusialah yang membutuhkan Allah. Dan ayat ini menunjukkan pula tentang wajibnya manusia untuk mentauhidkan Allah dan barang siapa mengingkarinya maka ia termasuk orang yang kafir, yang tidak ada balasan baginya kecuali neraka.

2.      Perbanyak Berdzikir artinya memperbanyak mengingat Allah SWT, baik dalam kondisi senang maupun susah, baik dalam keadaan siang maupun malam, baik dalam situasi sepi maupun ramai. Dengan bahasa lain berdzkir itu tidak mengenal waktu dan tempat artinya kapan pun dan dimanapun berdzikir itu bisa dilakukan. Berdzikir boleh dengan lapadz apa saja sepanjang itu masih dalam kategori kalimat thoyyibah.

3.      Berkhusnudzon (berbaik sangka) artinya sebuah sikap yang mewujudkan keadaan jiwa dengan berprasangka baik/berpikiran positif. Baik itu berprasangka baik kepada Allah maupun sesama manusia. Hal ini sungguh ditekankan oleh Rasulullah SAW agar kita umatnya selalu berprasangka baik kepada siapapun.
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW. Dari Abu Hurairah RA, bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Jauhilah kalian dari buruk sangka, karena buruk sangka itu sedusta-dusta perkataan (hati). Janganlah kalian mencari-cari berita keburukan orang lain, janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain, janganlah kalian bersaing yang tidak sehat, janganlah kalian saling mendengki, janganlah kalian saling membenci, janganlah kalian saling membelakangi. Dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara”. (HR. Muslim).
Menurut Abdullah Hakam Shah, Lc menyatakan bahwa Pertama, kita harus berbaik sangka karena ternyata orang lain seringkali tidak seburuk yang kita kira. Kedua, berbaik sangka dapat mengubah suatu keburukan menjadi kebaikan. Ketiga, berbaik sangka dapat menyelamatkan hati dan hidup kita. Keempat, berbaik sangka bisa membuat hidup kita lebih legowo, karena toh Allah SWT seringkali menyiapkan rencana yang mengejutkan bagi hambaNya.

4.      Menurut Al-Qurtubi, ikhlas pada dasarnya berarti memurnikan perbuatan dari pengaruh-pengaruh makhluk. Abu Al Qasim Al Qusyairi mengemukakan arti ikhlas dengan menampilkan sebuah riwayat dari Nabi SAW,“Aku pernah bertanya kepada Jibril tentang ikhlas. Lalu Jibril berkata,“Aku telah menanyakan hal itu kepada Allah,” lalu Allah berfirman, “(Ikhlas) adalah salah satu dari rahasiaku yang Aku berikan ke dalam hati orang-orang yang kucintai dari kalangan hamba-hamba-Ku.”.

5.      Sabda Nabi SAW “ sabar adalah cahaya ” maksudnya sabar itu sifat yang terpuji dalam agama, yaitu sabar dalam melaksanakan ketaatan dan dalam menjauhi kemaksiatan. Demikian juga sabar menghadapi hal yang tidak disenangi di dunia ini. Maksudnya, sabar itu sifat terpuji yang selalu membuat pelakunya memperoleh petunjuk untuk mendapatkan kebenaran.
Ibrahim Al Khawash berkata : “ Sabar yaitu teguh berpegang kepada Alquran dan Sunnah ”.
Ada yang berkata : “ Sabar yaitu teguh menghadapi segala macam cobaan dengan sikap dan perilaku yang baik ”.
Abu ‘Ali Ad Daqqaq berkata : “ Sabar yaitu sikap tidak mencela takdir. Akan tetapi, sekedar menyatakan keluhan ketika menghadapi cobaan tidaklah dikatakan menyalahi sifat sabar ”.

Allah berfirman tentang kasus Nabi Ayyub:
“Sungguh Kami mendapati dia seorang yang sabar, hamba yang sangat baik, dan orang yang suka bertobat ”. (QS. Shaad : 44).
Padahal Nabi Ayyub pernah mengeluh dengan berkata : “Sungguh bencana telah menimpaku dan Engkau (Ya Allah) adalah Tuhan yang paling berbelas kasih ”. (QS. Al Anbiya’ : 83).

6.      Syukur menurut kamus Al Mu’jamu Al Wasith adalah mengakui adanya kenikmatan dan menampakannya serta memuji (atas) pemberian nikmat tersebut.Sedangkan makna syukur secara syar’i adalah menggunakan nikmat Allah SWT untuk dibelanjakan ke hal-hal yang di ridhoi dan dicintaiNya.

7.      Jaga Hati artinya menjaga kesucian diri dari segala tuduhan, fitnah dan perbuatan keji seperti hasud,riya,sombong,thulul amal,bakhil,ujub dan lain sebagainya. Hal ini dapat dilakukan mulai dari memelihara hati (qalbu) untuk tidak membuat rencana dan angan-angan yang buruk.
Oleh karena itu ayo jaga kesehatan kita baik kesehatan jasmani maupun rohani, mulai dari diri kita sendiri,keluarga dan lingkungan sehingga hidup kita akan damai dan bermakna.Jangan biarkan penyakit masuk pada diri Anda!


-----------------------------

TANYA JAWAB


T: Assalamu'alaikum ustad maaf mau tanya cara nyuci baju supaya pakaian suci apakah harus di bilas lagi saat air bilasan sudah jernih menggunakan air yang mengalir atau cukup bilas sampai air jernih saja? terimakasih
J: Wassalamu'alaikum. Menyuci yang baik, dipisahkan di bersihkan dari najisnya baru di cuci. Membilas dengan mengalir lebih baik


T: Bismillah. Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Ustadz, afwan bila ada buah yang jatuh di jalan dan kita tahu buah tersebut dari pohon yang di tanam di kebun depan rumah orang lain. Apakah bila kita ambil tanpa minta izin ke yang punya pohon atau ke rumah yang dekat pohon, termasuk perbuatan yang di larang ustadz? Mohon nasehatnya.
J: Ahsannya meminta izin, tapi bila sudah lazim ya punya tidak masalah dan sayang mubadzir boleh di ambil


T: Assalamualaikum Ustadz, kalau kita diet untuk melangsingkan badan, apakah termasuk menjaga kesehatan juga?
J: Wassalamu'alaikum, termasuk upaya menjaga kesehatan


T: Assalamu'alaykum, ijin bertanya, selalu teringat akan kesalahan, dosa dan hutang piutang, apakah berkaitan dengan keimanan, keikhlasan?
J: Teringat masa lalu boleh jangan berlebihan. Istifar mohon ampun kalau berhubung dengan manusia selesaikan dengan ridho.


T: Mohon izin bertanya ustadz, dalam konsep kesehatan jasmani menurut islam, ada yang berhubungan dengan menjaga makanan. Apakah seseorang yang menjalankan program diet vegetarian masuk dalam konsep tersebut?
J: Sebagian ulama melarang karena mengharamkan yang di halalkan


T: Assalamualaikum bertanya ustadz, olahraga termasuk hal yang dianjurkan dalam Islam, nah yang saya tanyakan bagaimana jika seorang muslimah mengikuti perlombaan olahraga yang notabene disaksikan banyak orang, bolehkah?
J: Wassalamu'alaikum bila olahraga umum dan tidak melanggar fitrah serta terjaga aurat boleh


T: Menyambung pertanyaan no 1 , bagaimana jika di daerah tersebut minim air, bagaimana cara menyucikan pakaian?
J: Pastikan air suci boleh di bilas dengan mengguyur pakau gayung


T: Afwan ustadz apakah kita mencuci pakaian sholat, Mukena harus terpisah dengan pakaian kita? Atau boleh dicampur bersama cucian baju yang lain? mohon nasehatnya ustadz,  Jazaakallahu khoir
J: setelah yakin bebas najis boleh di campur


T: Besar pengaruh dengan makanan, pakaian, yang diminum, harta yang halal toyiban, hukum asal makanan halal. Mohon penjelasannya ustadz menjijikan bagi orang yang fitrahnya lurus, seperti cacing hobais menjijikan hobisa, ataupun seperti binatang yang mati tanpa proses disembelih syar'I, ikan, belalang, dan juga darah hati dan limpa? Mohon penjelasannya ustadz afwan ana yang fakir ilmu.
J: Bianatang yang bagi seseorang menjijikkan tidak bagi yang lain maka hukum dasar mubah, boleh di makan bagi yang menyakini tidak mubah misalnya belalang, ada yang bilang sejenis belalang halal walaupun tidak di sembelih


T:  Bagaimana dengan babi, afwan ustadz yang tidak punya kehormatan, dan juga tadi darah hati dan limpa? Afwan, berarti kecuali dalil ya ustadz yang memerintahkn seperti Qs. Al-baqoroh 168 halal dan toyib. Apakah boleh menerima makanan dari non muslim?
J: Prinsipnya boleh kecuali yang haram




•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis:

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official


Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!