Home » , , » Tazkiyyatunnafz

Tazkiyyatunnafz

Posted by Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT on Saturday, October 20, 2018


Hasil gambar untuk tazkiyatun nafs
Kajian Link Online HA Ummi G1, G5 & G6
Hari/Tgl: Senin, 10 September 2018 
Materi: Tazkiyyatunnafz
Nara Sumber: Ustadz  Endang Mulyana, Spd
Waktu Kajian: 09.00 - 12.00 WIB
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖





Apa makna tazkiyatun nafs?

Tazkiyatun nafs terdiri dari dua kata: at-tazkiyah dan an-nafs. At-tazkiyah bermakna at-tath-hiir, yaitu penyucian atau pembersihan. Karena itulah zakat, yang satu akar dengan kata at-tazkiyah disebut zakat karena ia kita tunaikan untuk membersihkan/menyucikan harta dan jiwa kita. Adapun kata an-nafs (bentuk jamaknya: anfus dan nufus) berarti jiwa atau nafsu. Dengan demikian tazkiyatun nafs berarti penyucian  jiwa atau nafsu kita.

Namun at-tazkiyah tidak hanya memiliki makna penyucian. At-tazkiyah juga memiliki makna an-numuww, yaitu tumbuh. Maksudnya, tazkiyatun nafs itu juga berarti menumbuhkan jiwa kita agar bisa tumbuh sehat dengan memiliki sifat-sifat yang baik/terpuji.

Dari tinjauan bahasa diatas, bisa kita simpulkan bahwa tazkiyatun nafs itu pada dasarnya melakukan dua hal. Pertama, menyucikan jiwa kita dari sifat-sifat (akhlaq) yang buruk/tercela (disebut pula takhalliy – pakai kha’), seperti kufur, nifaq, riya’, hasad, ujub, sombong, pemarah, rakus, suka memperturutkan hawa nafsu, dan sebagainya. Kedua, menghiasinya jiwa yang telah kita sucikan tersebut dengan sifat-sifat (akhlaq) yang baik/terpuji (disebut pula tahalliy – pakai ha’), seperti ikhlas, jujur, zuhud, tawakkal, cinta dan kasih sayang, syukur, sabar, ridha, dan sebagainya.

Mengapa tazkiyatun nafs itu penting?

Setidak-tidaknya ada tiga alasan mengapa tazkiyatun nafs itu penting. Alasan pertama, karena tazkiyatun nafs merupakan salah satu diantara tugas Rasulullah saw diutus kepada umatnya. Allah SWT berfirman dalam QS Al-Jumu’ah: 2: “Dia-lah (Allah) yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, menyucikan mereka dan mengajarkan mereka Al-Kitab dan Al-Hikmah. Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata.” Senada dengan itu, Allah SWT juga berfirman dalam QS Al-Baqarah: 151: “Sebagaimana (Kami telah menyempurnakan nikmat Kami kepadamu), Kami telah mengutus kepadamu rasul diantara kamu yang membacakan ayat-ayat Kami kepada kamu dan menyucikan kamu dan mengajarkan kepadamu Al-Kitab dan Al-Hikmah, serta mengajarkan kepada kamu apa yang belum kamu ketahui.”

Dari kedua ayat diatas, kita bisa mengetahui bahwa tugas Rasulullah saw ada tiga. Pertama, tilawatul aayaat: membacakan ayat-ayat Allah (Al-Qur’an). Kedua, tazkiyatun nafs: menyucikan jiwa. Dan ketiga, ta’limul kitaab wal hikmah: mengajarkan kitabullah dan hikmah.

Jelaslah bahwa salah satu diantara tiga tugas Rasulullah saw adalah tazkiyatun nafs “menyucikan jiwa”. Tazkiyatun nafs itu sendiri identik dengan penyempurnaan akhlaq, yang dalam hal ini Rasulullah saw bersabda tentang misi beliau diutus: “Innama bu’itstu li utammima makarimal akhlaq (Sesungguhnya aku ini diutus hanya untuk menyempurnakan akhlaq yang mulia).”

Alasan kedua pentingnya tazkiyatun nafs adalah, karena tazkiyatun nafs merupakan sebab keberuntungan (al-falah). Dan ini ditegaskan oleh Allah SWT setelah bersumpah 11 kali secara berturut-turut, yang tidaklah Allah bersumpah sebanyak ini secara berturut-turut kecuali hanya di satu tempat, yaitu dalam QS Asy-Syams: 1-10:

“Demi matahari dan cahayanya di pagi hari, dan bulan apabila mengiringinya, dan siang apabila menampakkannya, dan malam apabila menutupinya, dan langit serta pembinaannya, dan bumi serta penghamparannya, dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya). Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (potensi) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.”

Kemudian alasan ketiga pentingnya tazkiyatun nafs adalah, karena perumpamaan tazkiyatun nafs adalah seperti membersihkan dan mengisi gelas. Jika gelas kita kotor, meskipun diisi dengan air yang bening, airnya akan berubah menjadi kotor. Dan meskipun diisi dengan minuman yang lezat, tidak akan ada yang mau minum karena kotor. Tetapi jika gelasnya bersih, diisi dengan air yang bening akan tetap bening. Bahkan bisa diisi dengan minuman apa saja yang baik-baik: teh, sirup, jus, dan sebagainya.

Demikian pula dengan jiwa kita. Jika jiwa kita bersih, siap menampung kebaikan-kebaikan. Tetapi jika jiwa kita kotor, tidak siap menampung kebaikan-kebaikan sebagaimana gelas kotor yang tidak siap disi dengan minuman yang baik dan lezat.

Alasan keempat pentingnya Tazkiyyatunnafs adalah untuk isti'daadul maut.
Mempersiapkan kematian.
Allah subhanahu wata'alaa menyatakan: " kullu nafsin dzaaiqotul maut..
Maka Tazkiyyatunnafs di maksudkan untuk menjemput kematian yang husnul khotiimah. Kedaan orang yang husnul khotimah di gambarkan sebagai nafsul muthmainnah, atau jiwa yang tenang.
Sebagaimana firmanNya:"Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Rabb-mu dalam ridho dan di ridhoiNya,  masuklah kedalam golongan Hamba-hambaKu dan masuklah dalam surga-Ku..

Para bunda yang mulia..
Inilah alasan paling paling kita melakukan Tazkiyyatunnafs..
Sebagai persiapan kematian kita..

Silahkan disimak.


➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
TANYA JAWAB


T: Ustadz mau tanya. Kalau mau zakat profesi apakah harus dilafazkan juga kepada si penerima kalau itu adalah uang zakat profesi kita,, atau boleh kasihkan saja tanpa memberi tahu itu zakat apanya? Syukran ustadz.
J: Bismillah.. Saat menyerahkan kepada mustahik atau penerima, kita tidak perlu menyampaikan jenis zakat. Cukup menyampaikan ini zakat kami, kami serahkan buat bapak/ibu. Menyebutkan jenis zakat saat kita menyerahkan zakat kepada amil zakat dengan tujuan untuk menghitung kadar zakat kita berapa. Wallahu a'laam.


T: Ustadz, ijin bertanya. Kalau orang yang belum menyempurnakan hijabnya...apakah orang tersebut masih belum ada di bagian di hatinya untuk tazkiyatun nafs juga?
J: Bismillah. Kwalitas ketaatan kita kepada Allah, dalam bentuk menjalankan perintahnya sangat di tentukan dengan kwalitas keimanan kita, dan iman kita adanya di hati. Maka Tazkiyyatunnafs atau menata jiwa atau menata hati adalah upaya yang harus diprioritas dalam hidup seorang hamba.
Inna akromakum indallahi atqookum.
Paling mulia diantara kalian adalah yang paling bertaqwa..  Atau dalam makna yang lain,  semakin bersih hatinya,  semakin tinggi imannya..
Dan objek pembuktian tingginya iman adalah ada kegairahan yang tinggi dalam menjalankan ketaatan kepada Allah.
Wallahu a'laam.


T: Aqiqah untuk anak laki-laki kan 2 ekor kambing ustadz. Jadi apakah boleh dengan 1 ekor sapi untuk  7 orang laki-laki dan perempuan? Pernah dengar yang seperti itu ustadz?
J: Bismillah. 1 ekor sapi/unta untuk tujuh orang hanya untuk ibadah Qurban. Adapun syariat aqiqah tetap ukurannya hewan kambing, dan tidak bisa diqiyaskan dengan ukuran Qurban.
Wallahu a'laam.


T: Assalamualaikum ustadz, bagaimana cara seorang untuk memulai tazkiyatun nafs? Sedangkan ia punya masa lalu yang kurang baik/kelam? Mohon penjelasannya.
J: Bismillah. Tazkiyyatunnafs untuk semua keadaan manusia. Bahkan bagi seorang Hamba yang sudah merasa bagus imannya tetap harus melakukan Tazkiyyatunnafs. Bagi orang yang memiliki, katakanlah merasa masa lalunya bermasalah, justeru berada pada awal yang baik untuk proses Tazkiyyatunnafs. Perasaan bersalahnya memotivasi jiwanya untuk melakukan perbaikan-perbaikan. In syaa Allah.
Wallahu a'laam


T: Ustadz boleh tanya, kalau anak belum di aqiqah tapi sudah ikut qurban bagaimana itu hukumnya ustadz?
J: Qurban dan Akikah dua ibadah yang terpisah hukum dan syaratnya. Orang yang belum aqiqah namun berkurban maka qurbannya sah..


T: Ustadz, izin bertanya lagi. Apakah Ruqyah itu termasuk salah satu sarana Tazkiyatun Nafs bukan?
J: Bismillah. Ruqyah adalah salah satu sarana Tazkiyyatunnafs. Silahkan memulai Tazkiyyatunnafs dengan bacaan ruqyah syari'ah. Baik oleh sendiri maupun dibacakan oleh orang lain dalam hal syarat-syaratnya terpenuhi.
Wallahu a'lam


T: Ustadz, kalau ingin mendidik anak dengan tazkiyatun nafs, sebaiknya pada usia berapa?
J: Seorang bisa melakukan pendidikan Tazkiyyatunnafs untuk anak-anaknya bahkan saat mereka berada di dalam kandungan. Ketika masih bayi mulai diakrabkan dengan ayat-ayat qur'an. Subhanallah hasilnya terasa bagaimana anak-anak kita memiliki hati yang lembut. Mudah diarahkan.
Wallahu a'lam


T: Ustadz, pentingnya tazkiyatun nafs sudah dijelaskan. Yang saya tanyakan bagaimana cara tazkiyatun nafs itu sendiri, selain zakat?
J: Bismillah. Tazkiyyatunnafs bisa di mulai dengan ibadah,  seperti puasa, sholat atau dzikir. Memang ada semacam latihan atau praktek untuk memulai dan merasakan amalan hati/jiwa itu. Kalau mungkin admin bisa memfasilitasi ada latihan aktivasi hati. Nanti praktiknya dalam sholat, puasa, zikir sangat terasa. Latihannya bisa bersama maksimal 100 orang. Sebut saja daurah Tazkiyyatunnafs/aktivasi hati/jiwa untuk mendapatkan ketenangan, kekhusyu'an..


T: Assalamualaikum ustadz izin bertanya. Bagaimana caranya agar kita selalu bisa istiqomah dengan perbuatan-perbuatan terpuji?
J: Bismillah. Kunci istiqomah ada tiga.
1. Lillah. Semua motivasi ibadah ditujukan untuk Allah semuanya.
2. Billahi. Semua amal ibadah yang dilakukan seorang hamba, semuanya terjadi atas pertolongan Allah. Kita sholat, puasa, haji, hakikatnya semua itu bisa dikerjakan Karena pertolongan Allah.
3. Ala umuurillah. Kita akan tetap istiqomah apabila objeknya adalah urusan-urusan yang munasabah dengan Ibadah. Karena hidup kita hanya untuk ibadah.


T: Mau nanya ustadz, jika zakat adalah bentuk pembersihan yang kita tunaikan. Jika dia adalah seorang yang benar-benar kurang mampu dalam hal ekonomi, dan untuk makan sehari pun susah, apakah masih wajib baginya mengeluarkan zakat?
J: Bismillah. Zakat hanya ditunaikan oleh orang yang wajib melaksanakannya/muzakki. Muzakki punya penyakit yang hanya bisa sembuh dengan satu obat, yaitu menunaikan zakat. Adapun penerima zakat/mustahik dia tidak punya penyakit seperti penyakitnya muzakki. Tentu dia tidak butuh obat apapun untuk penyakit yang tidak di deritanya.
Wallahu a'laam


T: Assalamu 'alaikum bagaimana cara mensucikan jiwa yang up to date? Yang langsung Allah beri atau kabulkan?
J: Yang sudah biasa, sangat cepat biasanya berada pada keadaan hati dekat dengan Allah. Apa saja yang ada di sekitar kita Hakikatnya jalan untuk Tazkiyyatunnafs. Apa saja. Mungkin yang harus di mulai pertama kali adalah aktivasi hati dulu. Kalau sendiri akan bingung. Coba nanti saya buatkan video singkatnya bagaimana cepat melangkah ke atmosfer Tazkiyyatunnafs. Nantinya bisa dilakukan dimanapun kapanpun.


T: Maksudnya berinteraksi dulu yang positif dengan lingkungan?
J: Lingkungan dalam makna yang luas. Ya vertikal dalam hal ini shilatubillah kepada Allahnya kuat. Dan horizontal kepada sesama, yang merupakan buah kedekatan kepada Allah berupa akhlaq mulia. Bukan ke lingkungan dulu ya bunda. Lingkungan adalah objek buat pembuktian Tazkiyyatunnafs. Yang didahulukan adalah membuka hati, mengenali hati, apakah di dalamnya sudah ada kedekatan dengan Allah atau belum.


T: Bertanya ustadz, latihan aktivitas hati bisa dilakukan sendiri di rumah kan ustadz? Atau harus berkelompok?
J: Kalau sudah sekali saja diaktivasi, bunda bisa melakukan sendiri. Dan nanti nikmatnya sholat, berzikir, puasa, sabar, menjalani ujian itu akan dirasakan oleh kita sendiri. Aktivasi hanya istilah saja ya. Secara praktis latihannya melalui berdzikir kepada Allah. Alasan ke 4 ya parabunda rahimakunnallah. Tazkiyyatunnafs mempersiapkan kematian yang husnul khotiimah.


T: Assalamu'alaykum ustadz. Bagaimana cara mengeluarkan zakat pada usaha sewa menyewa rumah, ustadz. Apa langsung dibayarkan zakatnya atau tunggu waktu tertentu setelah kita menerima uang sewa/
J: Dilihat nilainya ya Bunda. Kalau mencapai Nishob. Umpamanya hasil sewa nya setara dengan nilai panen/zakat profesi. Ya keluarkan zakatnya sesuai ukuran itu. Tapi kalau dibawah nishob, yang dikeluarkan bukan zakat, tapi shodaqoh saja. Kalau zakat nilainya 2.5 % dari bruto yang kita terima. Kalau infaq tidak pake presentase.


T: Ustadz, jadi kalau tidak mencapai nishob kita boleh sedekah saja ya?
J: Iya bunda. Zakat itu terikat syarat, ketentuan dan waktu. Kalau infaq tidak terikat syarat, ketentuan, waktu. Baarakallahu fiikum


T: Bagaimana dengan dzikir ustadz, apa ini bisa untuk memperbaiki diri. Maksudnya bisa untuk memperbaiki diri?
J: Sangat-sangat bisa. Dzikir untuk melembutkan hati. Kalau hati lembut dia sensitive dengan petunjuk dan hidayah Allah. Bawaannya pengen taat saja sama Allah. Benci dengan makshiyat.


T: Tanya ustadz, bagaimana melatih mempersiapkan diri untuk kematian yang husnul khotimah?
J: Karena kematian tidak tahu kapan datangnya maka persiapannya adalah sekarang, hari ini. Dengan terus menghidupkan hati/jiwa. Bunda, Kematian yang kita kenal hanya matinya badan, sedangkan hati/jiwa itulah yang mengalami perjalanan kematian. Sering-sering mengkondisikan hati berada pada kedekatan Allah dimanapun. Dan sungguh-sungguh ini bisa dilakukan.




•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•°•

Kita tutup dengan membacakan hamdalah..
Alhamdulillahirabbil'aalamiin

Doa Kafaratul Majelis:

 سبحانك اللهم وبحمدك أشهد ان لا إله إلا أنت أستغفرك وآتوب إليك

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu allaailaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika

“Maha Suci Engkau ya Allah, dengan memuji-Mu aku bersaksi bahwa tiada sesembahan yang haq disembah melainkan diri-Mu, aku memohon pengampunan-Mu dan bertaubat kepada-Mu.”

Wassalamu'alaikum warahmatullaahi wabarakaatuh


================
Website: www.hambaAllah.net
FanPage: Kajian On line-Hamba Allah
FB: Kajian On Line - Hamba Allah
Twitter: @kajianonline_HA
IG: @hambaAllah_official


Thanks for reading & sharing Kajian On Line Hamba اللَّهِ SWT

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Ketik Materi yang anda cari !!